Minggu, 25 Februari 2024

Cinta Itu Bullshit.

    Cinta??apa itu cinta ke lawan jenis? bagi saya sekarang cinta kelawan jenis di masa labil seperti ini itu tidak ada. Kita semua hanya kesepian sehingga diberikan manusia untuk mengisi kekosongan ini, dan pada saat manusia itu pergi kita menjadi kehilangan karena kita mulai kesepian kembali.

Danau biru

 

Ini adalah danau biru, danau biru ini sangatlah terkenal dan banyak sekali orang-orang yang berkunjung di danau biru ini, bagaimana orang" mengunjungi ada apa di sini? 

Di danau biru ini banyak sekali hal" yang indah mulai awal masuk hingga ke dalam minesnya jalan masuk nya kurang bagus, tetapi orang" tak terganggu ia tetap melewati, sampai di dalam di sambut dengan kasebo/tempat duduk dan di situ Sangatlah sejuk, dan naik ke danau nya, danaunya sangat cantik airnya dingin dan kedalam mencapai dia meter, dan pemandangan nya sangat cantik. 



_Hijriani

Healing

Hari ini saya pergi ke salah satu wisata air terjun dan disitu ada banyak sekali Orang-orang yang berkunjung,setelah sampai disana kami langsung makan makanan yang kami bawa tadi setelah selesai makan kami berfoto foto sebelum pulang,setelah selesai berfoto kami melanjutkan perjalanan untuk pulang kerumah.

Jumat, 23 Februari 2024

Liburan

 Waktu itu saya berlibur ke sebuah kota dan saya pergi bersama kaka saya dan malam itu saya pergi berjalan jalan bersama kaka saya dan saya pergi ke sebuah tokoh untuk membeli barang setelah itu saya dan kaka saya pergi membeli makanan terus di bawa pulang. 

Minggu, 18 Februari 2024

BERAKHLAK TAPI TAK BERILMU

 Banyak orang yang berilmu tinggi tetapi tak berakhlak 

Padahal banyak yang mengatakan bahwa berakhlak dulu baru berilmu, karena akhlak sangat lah penting,

Tetapi banyak orang yang menyepelekan itu semua,dan alhasil banyak yang ilmunya tinggi tapi tak mempunyai berakhlak.








An independent child

Hai guyss,,,aku mau sedikit cerita ke kalian aku adalah anak pertama dari 3 bersaudara of course saya memiliki 2 adik yang berusia 10 tahun dan yang bungsu 1 tahun 8 bulan

Banyak orang yang mengatakan bahwa jadi anak pertama itu enak,,,but, mereka tidak tahu sisi lainnya menjadi anak pertama karena mereka tidak merasakan nya 

Disekolah Saya memang terlihat ceria,random,dan mungkin dari penglihatan orang² saya adalah orang yang hidupnya sangat bahagia karena mereka melihat saya disekolah.Namun, mereka tidak melihat sifat saya dirumah 

Dirumah saya dibanding bandingkan dengan anak yang lain, Pendapat saya selalu tidak didengar bahkan ketika adik saya yang bersalah saya yang di marahi pokoknya banyak sekali sisi buruk nya menjadi anak pertama.saya harus memendam semuanya sendiri sampai saya menjadi stress

#catatananakbrokenhome
#catatananakstrictparents

Harus Lanjut Dimana

      Hayy, aku Aurel. Aku adalah siswi kelas lX. Yah, sebentar lagi aku akan memasuki jenjang pendidikan berikutnya yaitu sekolah menengah atas. Namun, aku sangat bingung harus masuk disekolah mana. Aku hanya takut salah pilih sekolah. Karena bagiku disinilah proses pematangan kita untuk benar-benar matang. Ini bukan tentang makanan yah. Aku takut disekolah yang kutempati nanti aku akan dijauhi, tidak memiliki teman, dibully, dibenci, dan bahkan dipilih kasihi oleh guru. Jadi sekarang aku belum menentukan sedikitpun untuk masuk disekolah mana. Sebenarnya aku ingin sekolah ditempat yang tidak ada satupun orang yang mengenalku dan mengetahui tentangku. Aku akan memikirkannya sematang mungkin agar saat bersekolah nanti aku tidak akan menyesalinya.

Sabtu, 17 Februari 2024

Jalan-jalan

 Pada sore hari sekitar jam 3 atau jam 4 saya mau ke pantai tapi saya bingung mau  mengajak siapa dan saya ke rumah sepupu  saya dan mengajak dan ia pun mau jadi kami pun pergi tetapi pas di jalan banyak seorang laki-laki dan mengangkat ban yang biasa di sebut anak ngatta" jadi jalan nya sangatlah ramai jadi kami takut melewati karna ia mengangkat" ban tetapi dengan kepercayaan jadi kita lewati aja dan setelah sampai ke pantai kami pun membeli jajanan dan menikmati senja dan waktu pun menjelang magrib dan kami memutuskan tuk pulang tetapi kami berpikir dulu tuk melewati anak" yang angkat ban kami merasa takut jadi kami pun memutuskan tuk lewat jalan diatas atau di sebut lewat gunung. 

Minggu, 11 Februari 2024

MILA YANG TIDAK PERCAYA BAHWA DIA BISA KAYA ORANG LAIN.

 Namaku adalah mila,pasti kalian tak perna mendengar tentangku,ya,karena aku tak begitu mencolok,tak populer seperti anak-anak yang lainnya, aku Masi sekolah, tapi nilai ku sangat buruk,aku sangat sibuk belajar,namun tak ada hasil,sama sekali,entah aku harus belajar bagaimana,menghafal kosakata bahasa inggris saja aku tak bisa,ketika mata pelajaran matematika, aku sangat memperhatikan ketika ibu guru sedang menjelaskan di depan, tapi tetap saja aku tak mengerti sama sekali,Aku tak tau mau berbuat apa, aku sangat kasian pada diriku sendiri, ya jujur aja aku sering berbicara sendiri kenapa aku tak bisa kaya orang-orang di luaran sana, kenapa orang lain bisa sedangkan aku tak bisa sama sekali, aku juga mau hebat kaya mereka yg bisa membanggakan orang tuanya, mimpi ku begitu besar tapi aku tak bisa membuat mimpiku itu menjadi kenyataan, kenapa aku begitu menyedihkan, aku tak tahan dengan diriku sendiri, mereka  manusia aku juga manusia tapi kenapa aku tak bisa seperti mereka, bagaimana cara mereka bisa seperti itu,itu membuatku berfikir,aku sudah berusaha tapi tak ada hasilnya sama sekali, apakah mereka lebih berusaha dari pada aku, apakah mereka perna seperti aku,tapi itu tak mungkin,aku sudah berusaha tapi aku tak bisa aku tipe yg mudah menyerah, aku tak percaya diri aku tak percaya bisa seperti mereka, berdiri di depan orang-orang banyak aja aku gugup,jadi sudah jelas aku tak bisa berbuat apa-apa, tapi aku harus tetap berusaha semaksimal mungkin, 

"Bela ko kamu di kelas terus si" tiba-tiba teman aku berna Sinta memanggil ku"kataku "apakah kamu tidak capek belajar terus" kata sinta "lumayan cakep di" kata ku       

"Seharusnya saat ini kita harus bersenang-senang" kata sinta lagi                                    "Aku tak ada waktu untuk itu" kataku.            "Iya deh" kata Sinta dengan muka agak cuek.

beberapa jam kemudian pun bel masuk berbunyi "Saatnya pelajaran matematika yang akan masuk hari ini di kelas ku,pada jam terakhir "aduh aku sungguh tak suka pelajaran matematika, membuat kepala ku pusing aja" kata teman aku yang berna sinta

Ibu nani pun masuk di kelasku dia adalah guru matematika ku,jujur dia tak pernah tak masuk sekolah,walau hujan badai,angin ribut gempa bumi banjir bandang dia tetap datang, "kita langsung mulai aja ya gak usah banyak basa-basi,hari ini kita belajar senang-senang aja" kata buk nani, kata-katanya itu bohong setiap dia mau mengajar, dia sering berkata begitu, padahal gak bener, aku tak pernah bersenang-senang ketika belajar matematika

Malahan kepala aku jadi pusing ketika pembelajaran matematika yang masuk di kelas,ibu guru Nani pun mulai menjelaskan,mataku tak perna mengarah ke samping dan ke kiri melainkan ke depan aku sangat memperhatikan ketika ibu Nani sedang menjelaskan, setelah ibu nasi selesai menjelaskan, kenapa aku sama sekali tak mengerti, apakah otak aku tidak berfungsi lagi, atau dia sudah lelah berfikir 

"apakah kalian sudah mengerti yang ibu jelaskan tadi". Teman sekelas ku pun langsung menjawab "iya buk" aku tau mereka bohong selain, Dinda yang emang pintar,pasti ketika ibu Nani memberikan tugas pasti mereka cuman menyontek jawaban Dinda,dasar pembohong 

"ya sudah,kalau kalian sudah mengerti,ibu akan memberikan tugas,jadi tugasnya halaman 123 ya, mulai dari nomor 1 sampai 5 tugasnya harus di kumpulkan nanti ya,ibu mau ke kantor dulu sebentar"

"Ko banyak sekali si buk"kata teman kelas ku. "kan katanya sudah mengerti,pasti gampang kan kalau kalian sudah pada mengerti" kata ibu nani. " Iya buk". "dasar pembohong" kataku, 

ibu Nani pun keluar dari kelas,Teman-teman sekelas ku langsung beraksi untuk menyontek jawaban Dinda "helle-helle katanya sudah pada mengerti,ko nyontek punya Dinda" kataku

"diam lu bela, mending kamu kesini kita nyontek bareng" kata Leo teman kelasku"Aku gak mau nyontek" kataku, teman-teman sekelas ku semua menatapku "tumben gak mau nyontek,biasanya kamu duluan pergi mendekat ke Dinda untuk nyontek"kata Leo lagi. "Iya tumben" kata teman kelasku kompak "Lo kesambet apan bela" kata Leo.    "Dasar lu Leo" kata ku

"aku gak perna tuh nyontek jawaban dinda" kata ku. "Dasar pembohong " kata Leo lagi "udah jangan berisik aku lagi pusing nih, kerjakan tugas matematika ini" kata Sinta, sambil memegang kepalanya"Sini kita nyontek punya Dinda bareng-bareng sinta" kata Leo "benar juga yah, mending aku pergi nyontek punya dinda" kata Sinta lagi,dia pun langsung pergi menuju di dekat dan langsung menyontek punya Dinda

Mereka yang sedang sibuk menyontek,aku yang sibuk merenungi tuga matematika ku ini "aduh kenapa aku sama sekali tidak mengingat cara kerjanya sih" tiba-tiba ibu Nani pun datang "anak-anak apakah sudah selesai tugasnya" "Iya Bu" kata teman kelasku kompak, mereka pun langsung mengumpul di meja guru "bela tugas kamu mana" kata buk nani "belum selesai buk"kata ku agak ragu "aoah Belum selesai,lihat teman kamu sudah pada selesai, cuman Kamu yang gak selesai,coba sini buku kamu ibu mau lihat" kata buk nani lagi "tapi aku belum selesai buk" kata ku "sini aja" aku pun memberikan buku ku ke ibu Nani 

"Kamu berdiri di samping ibu" kata buk nani sambil melototi ku "astaga bela,nomor satu saja kamu belum kerjakan" "Aku tidak tau bagaimana cara kerjanya buk". Kata ku sambil tersenyum dengan menampakkan gigi ku "jadi ketika ibu menjelaskan tadi kamu tidak memperhatikan ibu" kata ibu Nani dengan suara tinggi "aku memperhatikan ibu tapi aku sama sekali tidak mengerti buk" 

Kuping ku langsung di cubit begitu kuat,seperti kuping ku sudah mau copot. "Aku akan memberimu tugas,tiga kali lipat" kata Bu Nani "tapi buk"kataku. "Tidak ada tapi-tapi bela" iya buk"kata ku dengan muka murung.

bel pulang pun berbunyi ibu Nani pun keluar dari kelas "apa kataku mending tadi kamu nyontek punya Dinda,coba tadi kamu nyontek punya Dinda pasti kamu gak akan di kasi tugas tiga kali lipat" kata Leo yang begitu dekat dari muka aku sampai-sampai bau mulutnya begitu terasa menyengat,seperti aku mau pingsan menciumnya "bau banget si mulut Lo,kaya satu tahun gak pernah sikat gigi" kata ku sambil memegang hidung ku " ko Lo bisa tau si kalau aku satu tahun gak perna sikat gigi" kata Leo dengan sangat jujur "pantas gigi Lo kuning banget kaya kulit pisang" kata ku 

Leo pun langsung pergi meninggalkan ku sambil  mengejekku, dengan mengeluarkan lidanya, tiba-tiba Sinta memegang bahuku dari belakang "bela,bela" kata Sinta."kenapa" kataku "kamu gak menjaga perasaan orang lain" kata Sinta "maksud kamu"kataku dengan muka heran "ya tadi kamu mengejek leo" kata Sinta "tapi kan itu bener" kataku.     

"Tapi kamu harus ngerti perasaan dia, siapa tau dia sakit hati sama kamu dan juga sangat malu, apalagi tadi banyak banget tadi orang terus kamu ngatain ke gitu,aku tadi lihat dari belakang semua orang pada ketawa mendengar itu, tapi Leo hanya tersenyum"

Bener juga si kata Sinta seharusnya aku jaga perasaan Leo, mungkin kalau aku di ejek kaya gitu mungkin aku udah hajar orang itu,tapi Leo hanya tersenyum "bener juga si kata kamu sinta, yaudah aku duluan dulu ya,aku mau pergi meminta maaf kepada leo,keburu jau" Sinta pun menggeleng "iya sana cepat"

Akupun langsung berlari untuk menemui Leo yang agak jau "Leo, tunggu aku" kata ku sambil berlari. "Leo pun berbalik dan berhenti "aduh" kataku sambil memegang kepala,karena aku menambrak Leo "idih cari perhatian ya"kata Leo "siapa juga cari perhatian" kata ku  "terus kenapa kamu berlari begitu kencang untuk menemui ku" kata Leo sambil er"aku minta maaf,soal tadi" kata ku "gak usah minta maaf aku juga gak terlalu mikirin itu" kata leo. "Tapi tetap saja,aku harus minta maaf ke padamu" kata ku "yaudah deh" kata Leo sambil tersenyum

Beberapa jam kemudian,aku telah sampai di rumah,dan aku langsung masuk di dalam kamarku dan mulai belajar lagi,aku tak kenal lelah untuk belajar,gimana ya tadi cara kerjanya tuga matematika ini,aku terus berfikir dan langsung ku kerjakan,ini dulu ditambah terus dikali, beberapa jam kemudian aku mulai bisa mengerjakan tugas matematika itu,yes sudah selesai,aku tau gimana caranya agar aku bisa mengerti semua mata pelajaran,ketika ibu guru sedang menjelaskan di depan aku harus mencatat perkataanya yang ku anggap penting bagiku dan setelah pulang sekolah aku harus mengulangi pelajaran yang sudah di ajar kan waktu di sekolah,

Satu bulan kemudian, ujian pun tiba, beberapa hari yang lalu aku sudah banyak belajar,dan di saat-saat yang menegangkan aku mulai membaca semua soal dan menjawab,menurutku semua soal-soal mudah bagiku, tidak sia-sia ku belajar

"Kamu udah selesai bela" kata sinta.        "Iyanih" kataku.                                        "Kamu udah selesai nomor 7, sumpah itu susah banget"kata Sinta lagi.              "Gampang ko" kataku.                            "Gampang apanya" kata Sinta dengan muka serius

Tiba-tiba pengawas memukul meja.        bela,Sinta,sudah diam,ini bukan pasar,bela kalau kamu sudah selesai sini kertas ujian kamu" kata pengawas "iya, pak aku sudah selesai"aku pun mengumpu tugas ku.             Jujur aku merasa gugup dengan nilai ku, setelah beberapa hari ujian sudah selesai, saat-nya para siswa yang memiliki nilai yang paling tinggi akan di panggil dan maju kedepan untuk mendapat penghargaan, sudah jelas namaku gak akan di panggil.

Aku pun dan teman-teman se kelasku menunggu ibu rina, untuk mengetahui siapa nilai yang paling tinggi.                                    Beberapa jam kemudian,ibu Rina pun masuk di kelasku                                                        "wah sudah lama yang menunggu".kata sambil tersenyum.                                          "Iya buk" kompak.                                          "Apakah ujian kemarin sangat sulit"                " iya buk sangat sulit sampe-sampe kepalaku pening" kata Sinta.                                           "Itu karena kamu gak belajar,coba kalau kamu belajar,Pasti gak sulit".                            "Iya buk" kata sinta

"Jadi nilai yang paling tinggi adalah,bela". Kata buk Rina. "Bela ayok maju dan mengambil penghargaan".                              Bela pun maju "selamat ya bela"                     "iya buk" kata bela sambil mengambil penghargaan itu sambil tersenyum lebar

"Makasih buk" kata bela lagi,ibu Rina pun menganggukkan kepalanya,bela pun kembali ke bangkunya, "eeeeeeh Masi ada lagi loh murid di kelas ini yang memiliki nilai tinggi"kata ibu Rina, setelah ibu Rina berkata begitu aku dan teman kelasku merasa tidak percaya, karena jujur saja ya cuman bela satu-satunya yang sangat pintar di kelas ku, semua teman kelasku cuman mengandalkan bela aja ketika ada tugas yang diberikan oleh ibu guru.                                                          

"Siapa buk" kompak.                                      "Kalian pasti penasaran kan siapa orang itu, yaitu adalah mila.                                             "Apa" kata teman kelas, yang sama sekali tidak percaya akan hal itu, jujur aku juga sama sekali gak percaya, apakah ini mimpi    "Mila ayok naik ke depan untuk mendapatkan penghargaan" kata ibu Rina,aku pun naik ke atas "kamu pantas mendapatkan penghargaan,kamu sudah lama berusaha,aku sering melihat mu di kelas belajar sendiri ketika jam keluar.             "Makasih buk" aku pun mengambil pengambilan penghargaan itu dengan senang hati.    

"Tiba-tiba teman sekelas ku bertepuk tangan, "tutor dong Mila" kata Leo.                 Disitu aku merasa janggung,aku pun kembali ke bangku-ku 

"Kita bisa menyimpulkan bahwa ketika kita bekerja keras dan berusaha,maka akan mendapatkan hasil yang tak terduga, yang lebih utama kita harus sabar, jangan menganggap bahwa kalian tidak akan bisa seperti orang lain, semua orang pasti bisa, ketika sudah berusaha,dan ingat jangan mudah menyerah.

LIBUR?

Kata siapa libur sekolah adalah hal yang saat bagus,bagi ku tidak karna libur membuat begitu banya pekerjaan sampai sampai kepala ku terasa pusing karna terlalu banya pekerjaan,libur juga  membuat  saya tidak dapat bertemu dengan teman teman saya tidak bisa tertawa lepas bersama mereka libur seruh jika bersam teman dan keluarga 

HEALING DI HARI MINGGU

 Pada hari minggu saya dan teman saya pergi ke salah satu permandian yang terletak di air terjun raoda, kami pergi sekitaran jam 11:30 dan setelah sampai ke air terjun kami menyiapkan baru untuk membakar ikan setelah ikannya masak kami pun memakan satu piring ber4 setelah makan kami memberikan alat yang sudah di pakai dan kami pun mandi setelah mandi-mandi orang-orang pun berdatangan dan kamu pulang, tetapi kami tak langsung palang karna kami terus ke kalimbuang mandi-mandi sebentar dan pulang ke rumah masing-masing. 

Sabtu, 10 Februari 2024

Dewasa?

      Dewasa. Dewasa itu tidak hanya tentang umur tetapi tentang bagaimana cara kita berfikir. Orang-orang terkadang menganggap dirinya telah dewasa hingga ia lupa cara untuk menghargai yang lebih muda dan tidak memikirkan perasaan orang lain. Apakah itu yang dimaksud dengan dewasa?. Saat aku menanyakan kekakakku "kak menurutmu apa itu dewasa" lalu adekku tiba-tiba nyolot "besar". Hahahaha, oke lanjut, pertanyaan saya sekarang apa itu dewasa?

Minggu, 04 Februari 2024

SAPTU YANG BERBEDA

 Saptu tanggal 3 februari,guru yang masuk di kelas kami izin untuk ke pesta tapi dia tetap memberikan kita tugas setelah tugas yang di berikan selesai kami melihat ada yang berisik dari kelas sebelah ternyata ada salah satu siswi yang sakit katanya sih kemasukan jadi kita memutuskan untuk membawanya ke musollah setelah baikan siswi tersebut di bawa pulang ke rumahnya,dan ternya ada siswi yang sama dia juga ke masukan kita bergesas untuk menangani anak tersebut salah satu teman ku mengatakan "we pia bacakan yasin" teman ku pun membacakannya yasin setelah aku mendengar mereka membacakan yasin aku mengatakan "kenapa mu bacakan yakin na bukan orang meninggal ayat kursi ji" mereka pun tertawa setelah di bacakan ayat kursi dia sudah mulai baikan walaupun ada sedikit derama setelah itu maagnya kambu dan menagis siswi itu segerah di bawah pulang ke rumahnya


Zakia ihwana R

SEORANG ANAK YANG INGIN SUKSES

 Ada sebuah kisah tentang seorang anak yang ingin sukses dan membanggakan orang tuanya, anak tersebut sangat rajin dan lumayan pintar di beberapa mata pelajaran. 

Suatu hari ia di ajak untuk mengikuti Olimpiade sains, ia sangat bersemangat dan belajar segiat-giatnya ia jarang sekali menemui teman-temanya karena belajar, dari ia pulang sekolah sampai malam. 

Tetapi pada saat lomba sudah dekat anak itu di batalkan untuk ikut lomba di karenakan ada murid yang sudah ia dapat, anak itu sangat sedih karena dia sudah banyak menyiapkan untuk lomba Olimpiade sains itu, tetapi ada satu guru yang mempertahankan anak tersebut sehingga ia jadi mengikuti lomba, ia sangat senang karena ada orang yang membelanya. 

Pada saat lomba tiba anak tersebut sangat gugup dan takut karena ia merasa lawannya sangat pintar. 

Dia selalu berdoa agar lombanya lancar. 

Lomba telah di mulai sekolah-sekolah lain sudah banyak menjawab, tetapi anak itu belum sama sekali menjawab, dia sangat menyerah dan tak bisa apa-apa lagi. 

Pada saat ibunya datang, dan ibunya mengetahui bahwa anaknya menyerah, ibunya menyorakinya agar si anak semangat, anak itupun bangkit dan mulai menjawab satu persatu hingga poinnya sudah tinggi di antara sekolah lainnya, akhirnya sekolah mereka menang Olimpiade sains berkat anak tersebut. 

NILA YANG INGIN MENCARI ORANG TUANYA NAMUN TAK BERUJUNG BAHAGIA

Di sebuah desa ada seorang wanita yang bernama nila,yang sedang bersantai di pinggiran sungai,dia membayangkan akan suatu hari nanti ia bisa menemukan orang tua-nya, yang sekian lama tak pernah ia jumpai, waktu ia Masi berumur 11tahun ia sudah ditinggal kan oleh kedua orang tua-nya,entah mereka pergi ke mana,nila hanya tinggal bersama nenek-nya.

"Ibu,ayah aku rindu" kata nila
"Apakah ibu dan ayah sudah melupakan ku"
"Mana mungkin ibu dan ayah-mu melupakan mu" kata nenek-nya yang berjalan menuju ke arah nila
"Nenek" 
"Jangan berfikir bahwa ayah dan ibumu melupakanmu,mana mungkin mereka melupakan anak kesayanga mereka satu-satunya".

"kalau emang mereka sayang sama aku pasti  sudah lama mereka menghubungi ku, tapi sampai saat ini mereka tak ada kabar sampai sekarang"
"Udah jangan berfikir kaya gitu"
Neneknya langsung memeluk nila 
"Iya nek"

"Ayok pulang,udah mau gelap nih"
"Iya nek"
Nila pun, pulang bersama nenek-nya,sesampainya nila di rumah,dia langsung menuju ke dapur untuk menyiapkan makanan.

"Nek ayok makan" kata nila sambil menyiapkan makanan
"Iya tunggu"
"Nek,aku ingin mencari ibu dan ayahku di kota,aku sudah lama menabung uang untuk bisa kesana"
Neneknya kangen ketika mendengar bahwa nila ingin ke kota untuk mencari ibu dan ayah-nya.
"Jangan kesana" 
"Kenapa nenek melarang ku"

"Bukannya nenek melarang mu,tapi di sana sangat berbahaya nak,di sana banyak orang jahat"
"Jangan khawatir nek,aku kan jago bela diri,kan aku pernah di ajar sama paman Riko" 
"Gak, kamu gak boleh ke sana"
"Aku gak percaya nenek akan melarang ku"
"Denger kata-kata nenek" 
"Bagaimana pun caranya aku harus ke sana untuk mencari ibu dan ayahku"

Nila langsung pergi ke kamarnya, padahal dia belum makan sama sekali
"Nila makan dulu nak" kata nenek-nya 
Namun nila tak merespon nenek-nya."kenapa nenek melarang ku menemui ibu dan ayahku, apakah nenek menyembunyikan sesuatu kepada ku" kata nila sambil berbicara di dalam hati

Pagi hari-nya nila sudah tak ada di dalam kamarnya,neneknya mencari nila ke mana-mana namun neneknya tak menemukan nila, setelah beberapa jam neneknya menemukan sebuah kertas,di atas meja belajar nila, yang bertuliskan
"Surat untuk nenek dari nila: Nek maaf kan nila, karena nila tak mendengar kan nenek,tapi nila sangat ingin bertemu ibu dan ayahku,aku sudah sangat merindukan mereka berdua,nek kalau aku udah menemukan ibu dan ayahku aku akan ke sini ko,dan aku akan membawa ibu dan ayahku ke sini, jangan lupa minum obat ya, soalnya nenek sering lupa minum obat, kalau bukan aku sering mengingatkan nenek minum obat terus siapa lagi,aku gak bakalan lama ko di sana,aku juga gak bakalan lupa sama nenek,aku sayang nenek,
Aku akan merindukan mu nek"

Ketika nenek nila membaca surat itu,ia langsung menangis
"Nila bukannya nenek melarang mu untuk menemui ibu dan ayahmu,tapi Mereka tak memperdulikan kamu lagi,aku tak sengaja
memberitahumu karena nenek tidak mau kamu menangis mendengar hal ini"

"Wah aku tak perna melihat pemandangan yang seindah ini" kata nila yang berada di kereta, sambil melihat pemandanga yang begitu indah yang tak pernah ia lihat.
"Aku harus mencari tempat untuk tidur malam ini"
  
Nila pun langsung berjalan mencari tempat tidur malam ini
"Buk apakah di bagian sini ada rumah kos"
Kata nila yang bertanya kepada seorang ibu yang sedang berjualan somay bakar di pinggir jalan.
"Agak jauh si dek,dari sini"
"Oh gitu ya buk"
"Emang adek baru datang dari sini?
"Iya buk"
"Bagaimana kalau adek malam ini nginep di rumah ibu aja, lagian ibu cuma berdua sama anak ibu,ini kan juga udah malam,gak baik kalau kamu pergi cari rumah kos malam-malam gini, apalagi kamu perempuan"

Nila tanpa berfikir panjang langsung setuju
"Makasih buk,aku sangat bersyukur banget bisa nginep di rumah ibu, makasih Bu"
"Iya sama-sama"
Tunggu yah aku beresin dulu ini jualan ibu
"Mau aku bantuin buk" kata Lia yang menawarkan diri untuk membantu ibu itu
"Gak usah dek"
"Gakpapa buk"

"Nila pun langsung membantu ibu itu
"Alhamdulillah udah selesai" kata ibu itu
"Ayok dek kita ke rumah ibu,gak jau kok dari sini"
"Iya buk" 
"Sini buk biar aku yang angkat barang-barang jualan ibu"
"Gak usah"
"Gak apa-apa buk"
Nila langsung mengambil tas hitam itu yang berada di tangan sang ibu itu,yang berisi barang-barang jualan ibu itu
"Aku bilang gak usah dek"
"Gak apa-apa buk"
"Yaudah makasih ya"
"Iya buk"

Sesampainya nila di rumah ibu itu, dia langsung mendengar suara
"Yes ibu udah pulang"
"Wah anak ibu yang pemberani" kata ibu itu
"Ibu, kakak yang di belakang ibu itu siapa"
"Kaka ini baru datang di kota ini,dia belum punya tempat tinggal, jadi ibu suruh dia nginep di rumah kita"
"Yes aku punya temen bermain sekarang"
"Kak ayok main"
"Besok aja yah,ini kan udah malam,kakaknya juga capek,mau istirahat" kata ibu itu 
"Iya deh"
"Sana pergi tidur,ini kan sudah mala, besok kan kamu mau sekolah,nanti kamu terlambat bangun"
"Oke buk"
"Kamu udah makan" kata ibu itu kepada nila
"Hemmm belum" kata nila agak ragu
"Yaudah kamu ke dapur di kulkas ada danging ayam kamu goreng aja aku mau ke kamar dulu kalau kamu udah selesai makan kamu tinggal masuk ke kamar di samping kamar aku yah"
"Iya buk, makasih yah atas tumpangan-nya"
"Iya sama-sama"

Keesokan harinya nila langsung bangun pagi-pagi sekali
"Kamu udah bangun" kata ibu itu 
"Iya" kata nila
"Ayok makan dulu"
"Gak usah buk,aku Masi kenyang kok"
"Sebelum kamu lapar mending kamu makan dulu"
"Ayok kak makan bareng" kata anak ibu itu

Nila pun langsung menuju ke meja makan
"Nih makan yang banyak" kata ibu itu sambil memberikan danging ayam di piring nila
"Iya buk makasih"
"Kak nama Kaka siapa" kata anak ibu itu 
"Nama Kaka nila"
"Nama yang Bagus kak"
Kalau kamu namanya siapa" kata nila
"Kalau aku namanya Lio"
"Nama kamu juga bagus"
"Makasih kak"

"Udah jangan bicara di depan makanan,lihat tuh makanan-nya udah tungguin kamu tuh" ucap ibu itu
Mereka pun mulai makan.
"Ini kak airnya" kata anak ibu itu
"Makasih" pinta nila
"Sama-sama kak"
Dan beberapa jam kemudian pun mereka sudah selesai makan

"Buk biar aku yang cuci piring-nya" kata nila
"Gak usah ini juga udah mau selesai"
"Kok barang-barang kamu ada diluar bukannya di kamar" kata ibu itu yang melihat barang nila yang berada di samping sopa
"Aku mau pergi" Kata nila
"Kok buru-buru"
"Soalnya aku mau cari ibu dan ayahku"
"Jadi kamu datang jauh-jauh ke sini untuk mencari orang tua kamu"
"Iya buk"
Nila langsung mengeluarkan foto ibu dan ayah-nya dari dalam tasnya
"Ibu pernah lihat orang ini,ini adalah foto ayah dan ibuku"
"Ini teman kerja ibu dulu"
"Jadi di mana dia sekarang buk"
"Gak jau kok rumah-nya dari sini,nanti ibu antar ya kamu ke rumah ibu kamu"
"Makasih banyak buk, apakah mereka baik-baik saja"
"Iya, kecuali " ibu itu agak ragu mengatakan sesuatu
"Kecuali apa buk" kata nila yang penasaran 
"Ayah kamu udah meninggal beberapa hari yang lalu,ibu dengar ayah kamu bunuh diri karena ibu kamu selingkuh"
"Apah" nila langsung shock mendengar hal itu
"Ibumu sudah menikah lagi, mereka juga udah punya anak satu seorang wanita"

Sekejap mata nila di penuhi air mata yang begitu deras
"Ayok aku antar  kamu ke rumah ibu kamu, udah jangan menangis lagi"
"Iya buk ayok"
Mereka pun langsung pergi untuk menemui ibu nila
Nila pun sampai di rumah ibunya
"Ini rumah ibu kamu,aku pergi dulu yah antar Lio ke sekolah-nya" kata ibu itu sambil memegang tangan anaknya
"Iya buk, makasih sekali lagi buk"
"Iya sama-sama" kata ibu itu
"Dada kak, sampai jumpa"
"Iya dada hati-hati ya di jalan"
"Iya kak"

Tok, tok,tok, tok Lia langsung mengetok pintu rumah ibu-nya, seorang wanita langsung membuka pintu tersebut
"Siapa ya" kata wanita itu
"Mungkinkah itu anak ibu aku" kata nila dari dalam hati
"Aku mencari ibu kamu,apa dia Adah di rumah" kata nila
"Oh cari ibu aku, tunggu ya aku panggil dulu"
Nila pun langsung menuggu di depan pintu, sedangkan wanita yang merupakan anak ibu-nya itu masuk memanggil ibunya.
"Ibuk ada yang cariin tuh"
"Siapa" kata ibu nila
"Gak tau"

Ibunya pun langsung keluar melihat siapa yang sedang mencarinya
"Ibu" kata nila
"Kamu siapa ya,kok manggil ibu"
"Buk aku nila anak ibu" kata nila sambil memegang tangan ibunya
"Nila, kenapa kamu ada di sini,aku gak mau melihat kamu" tegas sang ibu
"Ko ibu gak suka aku ada di sini" pinta nila
" Udah gak usah banyak tanya"
"Apakah ibu tak menyayangi ku"
"Ya aku tidak menyayangi mu,jadi sekarang juga kamu pergi dari sini"
"Tapi buk,aku sangat merindukan-mu "

Nila langsung di dorong oleh sang ibu, sampai nila terjatuh,dan ibunya pun mengunci pintu rumahnya
"Ibu,buk,buk " kata nila yang tak berdaya sampai mengeluarkan air mata yang begitu deras
"Ternyata ibu selama ini tak menyayangi ku,aku yang bodoh seharusnya aku berfikir bahwa memang ibu tak menyayangiku,kalau emang ibu menyayangi ku pasti sudah sekian lama ibuku datang menemui ku, sebaiknya aku kembali ke desa"

Nila pun langsung pergi dari rumah ibunya,dan pergi menaiki kereta untuk pulang ke rumah neneknya.
Beberapa jam kemudian nila pun sampai di desa
"Nek,nila udah pulang"
Namun tak ada respon sama sekali,
"Kok gak ada nenek"
Tiba-tiba ada yang memanggil nila,
"Nila"
Ternyata itu adalah tetangga nila.
"Eeeeeh ibu Sinta,ibuk lihat nenek say"
"Nila,nenek kamu udah meninggal beberapa hari yang lalu"
"Apah,gak mungkin buk nenek aku gak mungkin tinggalin aku"
"Kamu yang sabar ya Nil"

Nila pun langsung pergi ke pemakaman neneknya
"Nek kenapa,nenek meninggal nila, apakah nenek juga tak menyayangi ku"
Nila tak henti-henti mengeluarkan air mata
"Nila yang salah seharusnya nila gak pergi ke kota"
"Nek aku sangat menyayangi nenek"
"Aku sangat menyesal,andai aku tak ke kota mencari orang tua ku pasti nenek baik-baik saja"

Nila pun harus hidup sendiri,tak ada ibu,tak ada ayah, tak ada siapa-siapa di sisinya,nila hanya berusaha hidup menghadapi pahitnya kehidupan yang sesungguhnya yang dia hadapi, emang sesulit itu ketika tak ada orang yang berada di sisi kita,tak semua orang itu akan memperdulikan kamu.


















Sabtu, 03 Februari 2024

Sahabat

 Pada waktu itu seorang anak perempuan yang bernama lili sedang berjalan menuju kamar mandi tiba tiba datang segerombolan anak laki laki yang mengangunya setelah itu dia terjatu karna di dorong oleh anak laki laki itu.Lalu anak perempuanpun yang datang menghampiri lili terus menolong lili anak perempuan yang menolong lili itu bernama fitri dia anak baru di sekolah itu. Setelah itu fitri memarahi anak laki laki itu karna telah mendorong lili sampai jatu lalu ftripun memukuli anak laiki laki itu sampai babak belur setelah itu anak laki laki itu pun berlarih ketakutan. 

Fitri bertanya siapakah namamu? Lalu lili punjawanya dengan baik nama aku lili kalau nama kamu siapa? Fitri menjawab perkenlkan nama saya fitri . Fitri bertanya apakah kamu mau menjadi shabatku  lili menjawab tentu saya mau menjadi sagabtmu. 

Merekapun pergi tanpa ada ganguan lagi. 

Keberuntungan

     Siang ini aku sempat pergi kerumah temanku untuk mengerjakan tugas kelompok. Akupun pulang pada pukul 15.27 aku sempat berbaring saat tiba dirumah, namun karena kelelahan aku memutuskan untuk tidur. Saat bangun aku dikagetkan oleh mamaku yang meminta uangnya yang sempat aku kantongi. Saat meraba kantong ternyata uang itu hilang, akupun mencarinya dikasur dan tidak menemukannya. Akupun mencoba untuk tenang dulu dan mengingat-ingat, ternyata pada saat sampai dirumah aku sempat mengeluarkan hp dari dalam kantong. Aku pun bergegas keluar untuk mengecek siapa tau uang tersebut jatuh didepan rumah. Dan benar saja uang itu Masi stay dipinggir jalan dengan bentuk yang dilipat-lipat. Haha untung saja tidak ada orang yang melihat. Akupun merasa bersyukur 

JANGAN PERNAH MENINGGI

Ketika kita berada di atas jangan pernah meninggi karena kita tak tau sampai kapan kita akan berada di atas belajar lah merendah sampai tak ada satupun orang yang bisa merendahkan kita

Karena kita tak tau perjalanan hidup kita akan bagaimana nantinya, kadang hidup yang kita bayangkan sekarang tak menjamin suatu saat akan seperti kita bayangkan,jadi jagan pernah meninggi atau menyombongkan diri Dengan sesuatu yang saat ini kita punya

Bisa jadi hari ini kita punya segalanya tetapi bisa jadi esoknya akan hilang dengan sendirinya

Karena yang kita punya saat ini hanyalah sebuah titipan sementara yang di titipkan oleh sang maha kuasa,jadi buat apa kita meninggi karena sejatinya semua itu hanyalah titipan semata yang di titipkan.

MERENDAHKAN HARGA DIRI ORANG LAIN

Dina anak yang baik namun,dia sering direndahkan sama temen-temannya dia direndahkan karena penampilannya.

“kenapa dengan penampilan ku, kenapa aku sering di ejek sama mereka semua” kata Dina yang sedang duduk sendirian di bangku kelasnya, tiba tiba datang segerombolan teman-teman kelas-nya

“woy dina mending Lo gak usah sekolah deh lihat tu penampilan mi gak pantas kamu ada di sekolah ini,pantasnya kamu di hutan” kata Lena teman kelas dina yang emang sering mengejek penampilan dina, sambil tertawa terbahak-bahak bersama segerombolan teman-temannya


Namun Dina hanya diam dan tertunduk mendengar ejekan mereka, karena ia tak berani melawan,Dina langsung angkat bicara 

“Kenapa kalian semua membenciku padahal aku gak pernah membuat kalian marah,karena cuman penampilan ku kalian mengejekku sesuka hati”

“Woy Dina asal Lo tau yah Lo itu cuman orang miskin yang rendahan,Lo masuk di sekolah ini karena dapat beasiswa, seharusnya Lo punya malu dikit lah” kata lia yang tiba-tiba mencubit pipi Dina dengan sangat keras


“Kenapa aku harus malu aku dapat beasiswa karena aku memiliki nilai yang tinggi”

“Sudah berani ngelawan kamu yah” kata lia lagi

“Kalau aku gak ngelawan,kamu tak akan pernah berhenti merendahkan kanku”

Tiba-tiba lia menendang kursi Dina,sampai Dina terjatuh

“Kasihan,mau aku bantu berdiri”

Dina langsung berdiri dan berkata

“Aku gak perlu bantuan dari kamu”


“Oh gitu” kata lia

Tiba-tiba bel masuk pun berbunyi

Semua murid mulai masuk di kelasnya masing-masing Dina pun langsung duduk di tempat duduknya begitupun Lia.


“Temen-temen ada berita terbaru nih” kata teman kelas Dina

“Berita apa tuh” kata Lia

“Lo gak tau ya,Lia” katanya lagi

“Enggak emang berita apa sih”

“Parah di kalau kamu gak tau, berita ini udah menyebar Lo di sekolah” katanya lagi

“Emang berita apa,aku jadi penasaran nih”kata Lia lagi

“Tapi kamu jangan malu ataupun marah yah”

“Kenapa aku harus marah dan malu coba”

“Apa kamu pura-pura gak tau ya Lia”

“Apasih aku jelas-jelas gak tau sama sekali”


“Lo gak tau ayah Lo koruptor”

Lia langsung kanget dan tak percaya

 “Gak mungkin lah ayah aku korupsi”

“Kalau Lo gak percaya lihat ajah nih”salah satu teman kelasnya menunjukkan sebuah vidio berita bahwa ayahnya telah di penjara karena korupsi.

“Itu gak mungkin” kata Lia dengan muka serius

“Gimana gak mungkin ini vidio udah jelas-jelas yah, bahwa ayah kamu itu korupsi”


Lia terdiam sejenak, karena ia tak menyangka selama ini ayahnya seorang koruptor

“lia,Jadi selama ini Lo pake uang haram” kata teman kelasnya

“Huuuuuuu dasar anak seorang koruptor”

Teman-teman sekelasnya tak berhenti memanggil Lia seorang anak koruptor”


“Nih ku kembalikan uang kamu yang waktu Minggu lalu kamu terakhir aku, soalnya aku gak mau makan uang haram”

“Nih aku juga” semua teman Lia mengembalikan uang Lia  yang pernah ia teraktir.

Tiba-tiba ibu Winda datang 

“Semuanya diam”

Semuanya pun terdiam seketika


Jam kemudian bel pulang pun berbunyi

“Cukup sampai di sini ya, pembelajaran kita hari ini.jangan lupa tugas di rumah di kerjakan.”

“Iya Bu”serentak

Ibu Winda pun langsung keluar dari kelas,

“Teman-teman tunggu aku dong” kata Lia sambil berlari menuju ke teman-temannya yang lumayan jauh


“apaansi,Lo gak punya malu ya Lia”

“Maksud kamu” kata Lia

“Eeeeeh Lia Lo sadar diri lah dikit,masa iya kita mau berteman Ama anak koruptor kaya Lo”

“Ayo temen-temen kita pergi dari sini soalnya aku gak mau dekat-dekat Ama anak koruptor”


Lia pun ditinggal sendirian, ketika ia berjalan menuju ke arah gerbang,

“Dasar anak koruptor” kata murid di sekolah itu

Lia hanya tertunduk,ia sangat malu akan hal itu.


Keesokan harinya Lia terlambat masuk sekolah,iya berlari begitu kencang menuju ke kelasnya, setelah dia sampai di kelasnya para teman kelasnya menatap Lia dengan sangat sadis, kecuali Dina,Dina hanya sibuk belajar

“Wah anak sekolah koruptor sudah datang nih, emang ini sekolah bapak Lo bikin seenaknya datang terlambat”kata teman kelasnya

“Gue pikir Lo gak akan datang”


Lia tiba-tiba didorong dengan begitu kencang sampai dia terjatuh.

Lia mengingat kejadian waktu dia mendorong Dina waktu hari itu.

“Aku baru sadar sekarang, ternyata yang Dina rasakan selama ini, kayak gini rasanya”


Janganlah merendahkan orang lain hanya karena perbedaan-perbedaan semata,ingat Allah melihat perbuatanmu,Allah tak pernah tidur, Allah akan membalas perbuatanmu yang pernah kamu lakukan kepada orang lain, ketika seseorang sudah sangat terpukul dengan perbuatan mu kepadanya maka ia akan mengadukanmu kepada Allah, ingatlah satu hal Allah itu maha adil.

TEMAN KELAS YANG SAKIT

 Pada hari sabtu saya  dan teman saya belajar penjas tetapi guru penjas belum datang kami pun menunggu guru kami datang setelah 2menit kemudian ia pun datang, dan ketua kelas ke kantor untuk memanggil guru setelah guru datang di kelas si guru menyuruh kami ganti baju, setelah kami ganti baju kami pun baris di lapangan dan pemanasan setelah pemanasan kami di apsen dan memulai materinya setelah selesai materi kami lanjut main volly dan pas kami masuk kelas ternyata ada 1 teman kami yang sakit, awalnya ia hanya sakit perut jadi ketua kelas pun ke kantor dan menanyakan bahwa ada teman kami sakit, si guru pun ke kelas tuk melihatnya dan kata si guru "kamu pulang saja" tetapi ia tidak mau dan ia di paksa oleh seorang untuk pulang saja tiba tiba si teman yang sakit mengamuk dan kerasukan hingga orang-orang berkumpul pas ia di angkat ia menangis dan teriak kata si guru bawa dia ke UKS jadi si teman&teman mengangkatnya ehh ternyata UKS terkunci entah kuncinya kemana, jadi si teman yang sakit hingga keserupan di angkat lagi ke mushollah dan di situ dia dia di kuncikan di dalam setelah beberapa menit kami pun kembali masuk dan ia sudah enakan jadi kami pum memberinya minum dan akhirnya ia sadar dan ia mulaii enak dan ia di antar pulang. 

Menghabiskan waktu bersama keluarga

   Disore hari, aku memutuskan untuk menghabiskan beberapa waktu di rumah. Ini adalah perubahan yang diharapkan dari rutinitasku yang biasa pergi ke sekolah dan mengerjakan PR.


Aku menghabiskan beberapa hari-hari ku bersama teman-teman dan aku hanya beristirahat dan mengambil beberapa jam tidur yang sangat dibutuhkan. Aku juga menghabiskan banyak waktu dengan keluarga, yang menyenangkan karena kami tidak selalu bisa menghabiskan sebanyak waktu bersama yang kami inginkan.


Salah satu hal yang paling aku sukai tentang tinggal di rumah adalah bisa memasak makanan sendiri. Aku suka memasak, dan aku bisa mencoba beberapa resep baru yang sudah lama ingin aku coba. Aku juga membuat beberapa hidangan favoritku, seperti dangkot terkenal buatan mama dan ayam goreng lezat buatan bapak.


Hal lain yang aku sukai adalah bisa menonton kembali beberapa acara TV dan film favorit. Aku bisa menonton banyak acara yang baru rilis yang aku lewatkan saat sibuk di sekolah. Aku juga menghabiskan beberapa waktu bermain video game dan membaca buku, yang menyenangkan untuk beristirahat dan melepaskan stress.

PRAKTEK B.INGGRIS

 di jam 2 siang kita pergi ke rumah windy di lawekara saya bersama teman saya yang bernama celsi,annisa,risna,dan kita pergi ke rumah windy ...