Dini,Lina dan sela Ingin pergi ke rumah dilea, yang sudah beberapa Minggu tidak masuk sekolah.dini dan teman-temanya sangat kawatir tentang dilea yang tidak memiliki kabar sampai sekarang.biasanya dilea memberi tahui kepada dini,Lina dan sela ketika ia memiliki masalah, namun sampai saat ini dini,Lina dan sela tidak tau apa sebenarnya yang terjadi kepada dilea sampai tak ada kabar.ketika tidak ada dilea suasana menjadi sangat sunyi.
mereka bersepakat ketika pulang sekolah mereka langsung pergi ke rumah dilea.beberapa jam kemudian bel pulang pun berbunyi,dini,Lina dan sela pun langsung berangkat menuju kerumah dilea.ketika di perjalanan sela melihat dilea di warung Bu Fatma
"Dini,Lina berhenti" dini dan Lina pun langsung berhenti "kenapa sel ko kita berhenti disi" lihat deh perempuan itu yang ada di warung Bu Fatma"mereka pun langsung berbalik"iya itu dilea" Lina pun langsung mengajak dini dan sela pergi k e warung Bu Fatma untuk menemui dilea.
Dilea yang tak melihat dini,Lina dan sela karena sibuk melayani pelanggan,dini pun memang dilea yang sedag sibuk"dilea"dilea pun langsung berbalik"dini,lina,sela ko kamu ada disini" dini pun langsung mendekati dilea "ko kamu malah sibuk kerja sih lea,kamu juga gak ada kabar,kita kawatir lea,kalau kerja itu belakangan kita kan harus fokus sekolah dulu untuk mencapai cita-cita kita"
"Maaf teman-teman, karena aku, kalian jadi kawatir dan jauh-jauh datang ke sini" dini pun langsung memeluk dilea"lea kalau emang kamu punya masalah kasi tau kita, kita kan temen kamu, lagian kamu juga udah banyak membantu kami"
Tiba-tiba mata dilea berkaca-kaca"sebenarnya aku butuh banget uang,ibu aku harus di operasi kalau aku gak kerja ibu aku gak akan di operasi aku harus cari uang untuk biaya operasi ibu aku kalian tau sendiri kan aku gak punya siapa-siapa selain ibu aku"
Lina dini dan sela sangat kesal terhadap dilea,dini pun langsung memegang bahu dilea"lea emang selama ini kamu anggap kita apa,kita udah bertahun-tahun loh berteman,aku kecewa sama kamu lea,kalau emang kamu sedang butuh bantuan kaui tinggal tanya kita"
Dilea langsung memegang tangan dini "maaf din aku cuman gak enak sama kalian, kalian juga udah banyak membantu aku selama ini" Lina langsung memegang bahu dilea"sebagai teman emang kita harus saling membantu satu sama lain,jadi kamu gak usah merasa gak enak minta bantuan sama kita"
Dan sela pun juga datang memegang bahu dilea "iya lea kamu gak usah merasa gak enak sama kita terus sekarang ibu kamu ada di mana" ibu aku lagi di rumah sakit " yaudah kita kerumah sakit aja langsung dan kasi tau dokternya untuk operasi ibu kamu" tapi aku belum punya uang untuk biaya operasi ibu aku.
"Kamu gak usah kawatir tentang biaya operasi ibu kamu kan ada kita" makasi dini,Lina dan sela kalau gak ada kalian entah aku harus gimana untuk mendapatkan uang sebanyak itu"dilea pun langsung memberi tahui Bu Fatma bahwa ia mau pergi ke rumah sakit untuk melihat ibunya,dan Bu Fatma pun mengizinkan dilea pergi,dan mereka pun langsung pergi ke rumah sakit.
setelah di perjalanan dini,Lina dan sela berhenti ke bank untuk mengambil uang di ATM-nya. Dilea pun menunggu teman-temanya di luar dan dini,lina dan sela masuk ke bank.dan beberapa jam kemudian dini,Lina dan sela pun keluar dari bank.
Tiba-tiba dilea langsung menuju ke arah dini,Lina dan sela"temen-temen sekali lagi terimakasih ya,aku akan secepat mungkin mengembalikan uang kalian,apa lagi kan itu tabungan kalian aku sungguh gak enak sama kalian" udah Lea kamu gak usah kaya gini, "makasi sekali lagi temen -temen" kamu gak usah terima kasi kepada kami seharusnya kamu terima kasi kepada Allah SWT.
Dan beberapa jam kemudian ibu dilea pun berhasil di operasi, dan seperti biasanya mereka berkumpul lagi seperti dulu, mereka tertawa sangat gembira tiba-tiba dini,Lina dan sela memberi hadiah untuk dilea"ini buat kamu dilea dari kita" dilea sangat senang "ini apa? "Buka aja" dilea pun langsung membuka kantong itu, ternyata adalah hp dile sangat senang karena dari dulu ia mau sekali memiliki hp seperti teman-temanya.dilea pun langsung memeluk tema-temanya dan berkata "terima kasi dini,Lina dan sela,
"adu aku sudah bosan mendengar . Kata terima kasi kamu itu sela"kata Lina sambil menutup kupingnya "bener Lina aku juga bosan dengarnya"kata dini juga sambil tertawa dan beberapa jam kemudian bel masuk pun berbunyi"ayok kita masuk di kelas siapa yang duluan sampai di kelas harus di teraktir" kata sela sampai berlari, mereka pun berlari "tunggu aku dong"kata dini sambil berlari mereka sangat gembira dengan kehadiran dilea.