Jumat, 22 Maret 2024

HIDUP MISKIN TAK KETULARAN

 Jangan merendahkan orang lain karena ia miskin,kamu kaya bukan berarti kamu bisa berbuat seenaknya terhadap orang lain,aku perna menonton sebuah film anak miskin ini berteman sama anak orang kaya,taukah kamu apa yang terjadi ketika ayah anak orang kaya ini mengetahui bahwa anaknya berteman sama anak orang miskin dia berkata jangan berteman sama anak miskin ini, terus ibu orang Miskin ini berbicara begitu percaya diri kenapa kalau mereka saling berteman apakah itu salah,maaf bukan nya saya lantang tapi hidup miskin tak ketularan.terus ayah anak orang kaya itu malah menatap ibu anak miskin itu dengan mata tajam,dan ia berkata dasar orang miskin tak tau tata Krama, bukan saya yang tak tau tata Krama,tapi anda uang tak akan membawa mu di akhirat kelak,kata ibu anak miskin itu

Gratis

 Banyak orang bilang tak ada yang gratis dalam hidup,tapi menurut saya banyak yang gratis di dalam hidup.bernafas itu gratis,bicara itu gratis, menghirup aroma bunga itu gratis, memandangi langit itu gratis,menua itu gratis, tersenyum itu gratis, bermimpi itu gratis,melihat semut itu gratis,Melihat pelangi itu gratis, melihat burung terbang itu gratis.

SENDOK EMAS

 Aku perna menonton sebuah film tentang sendok emas, sendok emas itu seharga 30.000 won, kita akan menjadi kaya ketika kita memakai sendok emas itu caranya, pergilah ke rumah teman mu yang sangat kaya, yang seumuran dengan mu dan pergi lah makan ke rumah-nya tiga kali maka kamu akan bertukar orang tua,pasti kalian ingin menjadi kaya, apakah kamu akan memanfaatkan kesempatan itu,kalau menurut saya,ketika sendok emas itu benar-benar ada,dan saya memiliki kesempatan untuk menjadi kaya dengan syarat orang tua saya akan tertukar,saya tak akan membelinya,kenapa saya mengatakan itu, karena saya sangat menyayangi orang tua saya,buat apa hidup enak, dengan orang tua orang lain, mending aku menjadi miskin hidup bersama orang tua ku,dari pada menjadi kaya tapi hidup bersama orang tua orang lain.

Sendok emas yang bisa membuat mu
Menjadi kaya 





Minggu, 10 Maret 2024

Wacana

     Saat sedang membuat acara aku lebih memilih membuatnya secara dadakan. Karena jika ingin direncanakan pasti ujungnya hanya menjadi "wacana". Wacana adalah bahasa trending. Sama halnya dengan merencanakan sesuatu namun tidak ada pergerakan. Haha begitu menurutku.

Jumat, 08 Maret 2024

TEMAN SMP

 

Ini adalah foto satu kelas saya dan wali kelas,ini adalah foto pertama kali kita berfoto bersama wali kelas, walau wali kelas kami tak menyukai kelas kami tetapi ia masih mau berfoto sama kami

Wali kelas tidak menyukai kelas kami karna ia mempunyai alasan

1.Kelas kami susah untuk di atur.

2.Kelas kami paling terkenal di kantor karna kenakalan.

3.Dan sering membuat guru marah

Tetapi di balik itu semua itu akan menjadi kenangan Namun kenangan yang buruk.

SEORANG ANAK YANG MEMENJARAHI AYANYA SENDIRI

 Namaku adalah reyhan,aku berumur 12tahun Ayah ku sering memukuli ibuku, ayahku melampiaskan kemarahannya kepada ibuku, yang tidak bersalah.ibuku tak berani melawan,ibuku hanya pasrah ketika dia di pukuli oleh ayahku sampai terluka parah,di seluruh tubuh ibuku sudah di penuhi luka.Malam yang begitu gelap dan hujan yang begitu deras dan petir yang begitu nyaring di tambah lagi guntur yang begitu terdengar jelas, membuat suasana menjadi lebih menakutkan,di mana ibuku di pukul begitu sadis terhadap ayahku sendiri,ibuku menjerit kesakitan,aku yang memberanikan diri untuk menghentikan ayahku,namun ayahku langsung mendorong ku begitu kencang sampai aku terjatuh dan kepalaku terbentur di sebuah meja sampai berdarah,luka di kepalaku begitu sakit,tapi pasti ibuku yang lebih sakit tak henti-hentinya ayahku memukuli ibuku,aku tak tau kenapa ayahku begitu marah, sehingga ibuku menjadi korbannya,"ahhhhhhhhhhhhh jangan lakukan ini" ibuku berteriak kesakitan aku tak berdaya,aku seperti menonton sebuah film tentang pembunuhan di mana seorang penjahat yang berada di film itu adalah ayahku,badan ku gemetar,aku hanya menutupi mataku karena aku sangat takut "Rey" aku mendengar ibuku memanggil ku dengan suara lemah "ibu" aku langsung memeluk ibuku begitu erat,ketika aku sudah berada dalam pelukan ibuku,aku merasa tenang "ibu aku takut" ibuku langsung mengambil tanganku dan menggenggamnya yang di penuhi darah "jangan takut ibu kan sudah ada di samping mu" aku menatap ibuku dan berkata kepadanya "buk kenapa ayah memukuli ibu" ibuku langsung pergi dan berkata "ayo Rey kita makan dulu,pasti kamu lapar kan" ibuku seakan-akan menghindari perkataanku,"iya buk" aku pun langsung membantu ibuku untuk menyiapkan kan makanan di meja,namun aku tak melihat ayahku,mungkin kah dia sudah pergi dari rumah,kalau itu terjadi aku akan senang mendengar ini,pasti anak-anak lain tak senang,biarkan saja kalau dia tidak ada di rumah ini,maka aku akan hidup bahagia bersama ibuku "Rey kamu lagi mikirin apa ayo,cepat bawa nasi itu di meja" aku langsung menjawab "eeeeeeeh iya buk"Aku pun langsung membawa nasi itu ke meja dan aku pun mulai duduk dan makan bersama ibuku, dan aku langsung melanjutkan pertanyaan ku tadi "buk kenapa ayah memukuli ibu" ibuku langsung berhenti makan "buk jawab pertanyaan ku,aku ingin tau buk" ibuku langsung menatapku "sebenarnya ibu dan ayah, cuman di jodohkan oleh nenekmu,ibu dan ayah tak saling menyukai,waktu itu ayahmu sudah memiliki kekasih,mereka mau melarikan diri dari kota ini dan hidup bahagia di sana,namun ketika di perjalanan mereka tertabrak mobil dan untung ayahmu tak terluka parah sedangkan kekasih ayahmu sudah meninggal di tempat, dan ayahmu membenciku karena gara-gara ibu kekasihnya meninggal,kata ayahmu,andai ibu tak menyetujui perjodohan itu mungkin mereka tak akan melarikan diri dan kekasihnya tak akan meninggal,namun ibu menyetujui perjodohan itu karena nenek kamu mau melihat ibu menikah,Dan hidup bahagia ketika dia sudah tidak ada di dunia ini.aku langsung tak percaya bahwa ibuku hanya di jodohkan oleh ayahku "ibu sama sekali tak bahagia" ibuku langsung berdiri dari tempat duduknya "sudah jangan bahas itu lagi, yaudah ibu masuk kamar dulu ya" aku pun langsung menggelengkan kepalaku dan berkata "iya buk" aku sangat kasihan kepada ibuku dan aku berjanji ketika ayahku memukuli ibuku lagi aku akan,Memenjarakannya,tapi kan aku Masi anak-anak aku tak punya bukti,aku harus berfikir untuk mendapatkan ide,tapi apa yah,aku mengingat kamera pemberian ibuku waktu itu, "yah aku tau apa yang harus aku lakukan" dan aku pun mulai membereskan meja makan ku dan menuju ke kamarku,ketika aku melewati kamar ibuku aku mendengar suara tangisan ibuku,aku mengintip di pintu kamar ibuku yang tak tertutup rapat aku melihat ibuku sedang mengoleskan salep di luka-lukanya itu,aku langsung masuk ke kamar ibuku, dan berkata "buk biar ku bantu" dan aku pun mengambil salep itu yang berada di tangan ibuku "gak usah Rey" "udah buk biar aku ajah" setelah aku selesai mengobati luka ibuku aku langsung duduk di samping nya sambil memegang tangan-nya "ibu,ketika lelaki itu memukuli ibu lagi,aku berjanji akan menyidang lelaki itu, yang telah membuat ibu menjadi seperti ini". "Kamu tidak bisa Rey,tak akan ada yang percaya kepada mu,kamu juga tak punya bukti-bukti bahwa ayahmu sering memukuli ibu". "Ibu tenang aja aku sudah punya ideh untuk mendapatkan bukti-bukti". "Udah sana pergi tidur,ini sudah malem". "Iya Bu" aku pun langsung keluar dari kamar ibuku dan menuju ke kamarku,Keesokan harinya setelah menjelang malam ayahku datang dan , seakan-akan ia ingin membunuh ibu ku karena ia sedang memegang kayu,ayahku memukuli ibuku lagi sampai ibuku di pukul menggunakan kayu di bagian kepala ibuku aku langsung buru-buru mengambil kamera milikku yang pemberian ibuku aku langsung merekam kejadian itu yang di mana ayahku memukuli ibu ku habis-habisan untuk bisa ku jadikan bukti aku menaruh kamerah itu di atas lemari yang tak begitu tinggi "gara-gara kamu hidupku menjadi kacau,aku seperti orang gila yang ingin membunuh semua orang termasuk kamu maupun rey" kata lelaki jahat itu "ibuku langsung berlutut dan memegang kaki ayahku "jangan sakiti Rey aku mohon,sama kamu jangan sakiti dia,dia adalah duniaku,itu kan anak kamu" kata ibu sambil mengeluarkan air mata yang begitu deras. "aku tidak menganggap dia sebagai anakku".kata ayahku sambil mendorong ibuku dan ayah ku mengambil kayu dan mulai memukul ibuku,aku langsung berlari ke arah ibuku,namun ayahku sudah memukuli ibuku mengguna kayu di bagian kepalanya."ibu bangun" aku langsung mendorong lelaki itu dan berkata"dasar lelaki jahat" dia langsung memegang tanganku begitu erat,sampai aku merasakan kesakitan "sakit" dan ia menatap ku begitu sadis "kali ini kamu ku lepaskan,dasar anak durhaka" aku pun berteriak meminta tolong dan lelaki itu lari entah kemana  "ibu jangan tinggalkan Rey sendirian" tiba-tiba datang segerombolan masyarakat membantu ku, ibuku pun langsung di bawah ke rumah sakit, dan ada seorang lelaki tampan yang bertanya kepada ku, ternyata dia seorang pengacara "dek paman boleh bertanya gak" aku pun langsung menggelengkan kepalaku "kenapa ibu kamu bisa seperti itu" aku pun langsung menjawap. "itu adalah perbuatan ayah ku,paman aku ingin minta tolong,aku ingin memenjarakan ayah ku,paman gak usah khawatir aku sudah punya bukti bahwa ayah aku bersalah" sudah beberapa hari ibu ku tak bangun-bangun,namun aku Masi berusaha memenjarakan lelaki itu, setelah beberapa hari ibu ku sudah sadar dan setelah pengadilan sudah selesai,lelaki itu sudah di penjara, ketika tangganya sudah terborgol dan mulai di bawah di penjara,ia melihat ku dengan mata yang begitu tajam,aku merasa takut, namun ketika ibu aku berada di samping ku rasa takut ku menjadi lenyap.

Minggu, 03 Maret 2024

MALAM YANG TENANG

 Ya banyak yang bertanya kenapa kamu suka malam aku menjawabnya karena malam begitu tenang dan saya menyukai itu,

Karena dengan itu saya bisa melepaskan semua beban yang saya rasakan yah banyak yang bilang kenapa harus malam,kenapa tak pergi ke sesuatu tempat saja,hhh mereka tak tau malam setenang itu bagi orang yang isi kepalanya berisik dan tak suka keramaian.








Benda Mati

   Yah benda mati. Benda mati yang kumaksud adalah motorku. Iya, motor, motor memang benda mati tapi tidak tahu mengapa, benda yang aku gunakan saat duniaku sedang hancur hanya motor. Disaat duniaku sedang hancur tidak tahu mengapa dipikiran kuhanya terlintas untuk keluar, keliling dengan motor. Rasanya saat sedang berada dimotor, aku seperti lega. Aku bisa bercerita sepuasnya tanpa harus bicara dan didengar. Aku bisa merasakan betapa tenangnya dunia saat itu. Yah yang intinya motor adalah salah satu benda mati yang dapat menghapus segala kesepianku. Walaupun banyak orang yang tidak mengerti hal itu. Terimakasih untuk orang yang telah menciptakan benda mati tersebut.

Sabtu, 02 Maret 2024

SEE YOU ANGKATAN 12

PTS-PUASA-UAS- UJIAN NASIONAL-UJIAN PRAKTIK-PERPISAHAN AND SEE YOU ANGKATAN 12


Kata kata itu terus melintas di pikiran ku.karena, beberapa bulan lagi kami akan meninggalkan sekolah ini, sekolah yang penuu dengan cerita, luka,dan tawa,meskipun Sekolah ini tidak se mewah sekolah² yang ada diluar sana akan tetapi, disinilah tempatku mengekspresikan diri di sekolah ini dimana saya mulai mempunyai banyak teman mungkin itu adalah hal yang wajar bagi semua orang tetapi di sekolah dasar saya sebelumnya saya tidak mempunyai banyak teman bahkan saya selalu sendiri.

ANGKATAN 12

Kata mereka angkatan ini adalah Angkatan yang paling bobrok dalam sejarah.meskipun bobrok tetapi menyimpan banyak kenangan dan murid² yang berprestasi banyak diangkatan ini . 


•CURAHAN HATI SEORANG SISWA

Sebenarnya belumpa mau tinggal kan ii ini sekolah kaya tidak mau sekalia dulu tammat karena takkala nyaman ma disini sekolah.andai bisa nah nda mau ja dlu tammat.tapi,mau mi Diapa SDH begitu mi kenyataan nya


_zlfadllar



LANGIT

 

Ini adalah langit,langit ini sangatlah indah ia indah seperti orang yang saya kenal di tahun 2023.

Minggu, 25 Februari 2024

Cinta Itu Bullshit.

    Cinta??apa itu cinta ke lawan jenis? bagi saya sekarang cinta kelawan jenis di masa labil seperti ini itu tidak ada. Kita semua hanya kesepian sehingga diberikan manusia untuk mengisi kekosongan ini, dan pada saat manusia itu pergi kita menjadi kehilangan karena kita mulai kesepian kembali.

Danau biru

 

Ini adalah danau biru, danau biru ini sangatlah terkenal dan banyak sekali orang-orang yang berkunjung di danau biru ini, bagaimana orang" mengunjungi ada apa di sini? 

Di danau biru ini banyak sekali hal" yang indah mulai awal masuk hingga ke dalam minesnya jalan masuk nya kurang bagus, tetapi orang" tak terganggu ia tetap melewati, sampai di dalam di sambut dengan kasebo/tempat duduk dan di situ Sangatlah sejuk, dan naik ke danau nya, danaunya sangat cantik airnya dingin dan kedalam mencapai dia meter, dan pemandangan nya sangat cantik. 



_Hijriani

Healing

Hari ini saya pergi ke salah satu wisata air terjun dan disitu ada banyak sekali Orang-orang yang berkunjung,setelah sampai disana kami langsung makan makanan yang kami bawa tadi setelah selesai makan kami berfoto foto sebelum pulang,setelah selesai berfoto kami melanjutkan perjalanan untuk pulang kerumah.

Jumat, 23 Februari 2024

Liburan

 Waktu itu saya berlibur ke sebuah kota dan saya pergi bersama kaka saya dan malam itu saya pergi berjalan jalan bersama kaka saya dan saya pergi ke sebuah tokoh untuk membeli barang setelah itu saya dan kaka saya pergi membeli makanan terus di bawa pulang. 

Minggu, 18 Februari 2024

BERAKHLAK TAPI TAK BERILMU

 Banyak orang yang berilmu tinggi tetapi tak berakhlak 

Padahal banyak yang mengatakan bahwa berakhlak dulu baru berilmu, karena akhlak sangat lah penting,

Tetapi banyak orang yang menyepelekan itu semua,dan alhasil banyak yang ilmunya tinggi tapi tak mempunyai berakhlak.








An independent child

Hai guyss,,,aku mau sedikit cerita ke kalian aku adalah anak pertama dari 3 bersaudara of course saya memiliki 2 adik yang berusia 10 tahun dan yang bungsu 1 tahun 8 bulan

Banyak orang yang mengatakan bahwa jadi anak pertama itu enak,,,but, mereka tidak tahu sisi lainnya menjadi anak pertama karena mereka tidak merasakan nya 

Disekolah Saya memang terlihat ceria,random,dan mungkin dari penglihatan orang² saya adalah orang yang hidupnya sangat bahagia karena mereka melihat saya disekolah.Namun, mereka tidak melihat sifat saya dirumah 

Dirumah saya dibanding bandingkan dengan anak yang lain, Pendapat saya selalu tidak didengar bahkan ketika adik saya yang bersalah saya yang di marahi pokoknya banyak sekali sisi buruk nya menjadi anak pertama.saya harus memendam semuanya sendiri sampai saya menjadi stress

#catatananakbrokenhome
#catatananakstrictparents

Harus Lanjut Dimana

      Hayy, aku Aurel. Aku adalah siswi kelas lX. Yah, sebentar lagi aku akan memasuki jenjang pendidikan berikutnya yaitu sekolah menengah atas. Namun, aku sangat bingung harus masuk disekolah mana. Aku hanya takut salah pilih sekolah. Karena bagiku disinilah proses pematangan kita untuk benar-benar matang. Ini bukan tentang makanan yah. Aku takut disekolah yang kutempati nanti aku akan dijauhi, tidak memiliki teman, dibully, dibenci, dan bahkan dipilih kasihi oleh guru. Jadi sekarang aku belum menentukan sedikitpun untuk masuk disekolah mana. Sebenarnya aku ingin sekolah ditempat yang tidak ada satupun orang yang mengenalku dan mengetahui tentangku. Aku akan memikirkannya sematang mungkin agar saat bersekolah nanti aku tidak akan menyesalinya.

Sabtu, 17 Februari 2024

Jalan-jalan

 Pada sore hari sekitar jam 3 atau jam 4 saya mau ke pantai tapi saya bingung mau  mengajak siapa dan saya ke rumah sepupu  saya dan mengajak dan ia pun mau jadi kami pun pergi tetapi pas di jalan banyak seorang laki-laki dan mengangkat ban yang biasa di sebut anak ngatta" jadi jalan nya sangatlah ramai jadi kami takut melewati karna ia mengangkat" ban tetapi dengan kepercayaan jadi kita lewati aja dan setelah sampai ke pantai kami pun membeli jajanan dan menikmati senja dan waktu pun menjelang magrib dan kami memutuskan tuk pulang tetapi kami berpikir dulu tuk melewati anak" yang angkat ban kami merasa takut jadi kami pun memutuskan tuk lewat jalan diatas atau di sebut lewat gunung. 

Minggu, 11 Februari 2024

MILA YANG TIDAK PERCAYA BAHWA DIA BISA KAYA ORANG LAIN.

 Namaku adalah mila,pasti kalian tak perna mendengar tentangku,ya,karena aku tak begitu mencolok,tak populer seperti anak-anak yang lainnya, aku Masi sekolah, tapi nilai ku sangat buruk,aku sangat sibuk belajar,namun tak ada hasil,sama sekali,entah aku harus belajar bagaimana,menghafal kosakata bahasa inggris saja aku tak bisa,ketika mata pelajaran matematika, aku sangat memperhatikan ketika ibu guru sedang menjelaskan di depan, tapi tetap saja aku tak mengerti sama sekali,Aku tak tau mau berbuat apa, aku sangat kasian pada diriku sendiri, ya jujur aja aku sering berbicara sendiri kenapa aku tak bisa kaya orang-orang di luaran sana, kenapa orang lain bisa sedangkan aku tak bisa sama sekali, aku juga mau hebat kaya mereka yg bisa membanggakan orang tuanya, mimpi ku begitu besar tapi aku tak bisa membuat mimpiku itu menjadi kenyataan, kenapa aku begitu menyedihkan, aku tak tahan dengan diriku sendiri, mereka  manusia aku juga manusia tapi kenapa aku tak bisa seperti mereka, bagaimana cara mereka bisa seperti itu,itu membuatku berfikir,aku sudah berusaha tapi tak ada hasilnya sama sekali, apakah mereka lebih berusaha dari pada aku, apakah mereka perna seperti aku,tapi itu tak mungkin,aku sudah berusaha tapi aku tak bisa aku tipe yg mudah menyerah, aku tak percaya diri aku tak percaya bisa seperti mereka, berdiri di depan orang-orang banyak aja aku gugup,jadi sudah jelas aku tak bisa berbuat apa-apa, tapi aku harus tetap berusaha semaksimal mungkin, 

"Bela ko kamu di kelas terus si" tiba-tiba teman aku berna Sinta memanggil ku"kataku "apakah kamu tidak capek belajar terus" kata sinta "lumayan cakep di" kata ku       

"Seharusnya saat ini kita harus bersenang-senang" kata sinta lagi                                    "Aku tak ada waktu untuk itu" kataku.            "Iya deh" kata Sinta dengan muka agak cuek.

beberapa jam kemudian pun bel masuk berbunyi "Saatnya pelajaran matematika yang akan masuk hari ini di kelas ku,pada jam terakhir "aduh aku sungguh tak suka pelajaran matematika, membuat kepala ku pusing aja" kata teman aku yang berna sinta

Ibu nani pun masuk di kelasku dia adalah guru matematika ku,jujur dia tak pernah tak masuk sekolah,walau hujan badai,angin ribut gempa bumi banjir bandang dia tetap datang, "kita langsung mulai aja ya gak usah banyak basa-basi,hari ini kita belajar senang-senang aja" kata buk nani, kata-katanya itu bohong setiap dia mau mengajar, dia sering berkata begitu, padahal gak bener, aku tak pernah bersenang-senang ketika belajar matematika

Malahan kepala aku jadi pusing ketika pembelajaran matematika yang masuk di kelas,ibu guru Nani pun mulai menjelaskan,mataku tak perna mengarah ke samping dan ke kiri melainkan ke depan aku sangat memperhatikan ketika ibu Nani sedang menjelaskan, setelah ibu nasi selesai menjelaskan, kenapa aku sama sekali tak mengerti, apakah otak aku tidak berfungsi lagi, atau dia sudah lelah berfikir 

"apakah kalian sudah mengerti yang ibu jelaskan tadi". Teman sekelas ku pun langsung menjawab "iya buk" aku tau mereka bohong selain, Dinda yang emang pintar,pasti ketika ibu Nani memberikan tugas pasti mereka cuman menyontek jawaban Dinda,dasar pembohong 

"ya sudah,kalau kalian sudah mengerti,ibu akan memberikan tugas,jadi tugasnya halaman 123 ya, mulai dari nomor 1 sampai 5 tugasnya harus di kumpulkan nanti ya,ibu mau ke kantor dulu sebentar"

"Ko banyak sekali si buk"kata teman kelas ku. "kan katanya sudah mengerti,pasti gampang kan kalau kalian sudah pada mengerti" kata ibu nani. " Iya buk". "dasar pembohong" kataku, 

ibu Nani pun keluar dari kelas,Teman-teman sekelas ku langsung beraksi untuk menyontek jawaban Dinda "helle-helle katanya sudah pada mengerti,ko nyontek punya Dinda" kataku

"diam lu bela, mending kamu kesini kita nyontek bareng" kata Leo teman kelasku"Aku gak mau nyontek" kataku, teman-teman sekelas ku semua menatapku "tumben gak mau nyontek,biasanya kamu duluan pergi mendekat ke Dinda untuk nyontek"kata Leo lagi. "Iya tumben" kata teman kelasku kompak "Lo kesambet apan bela" kata Leo.    "Dasar lu Leo" kata ku

"aku gak perna tuh nyontek jawaban dinda" kata ku. "Dasar pembohong " kata Leo lagi "udah jangan berisik aku lagi pusing nih, kerjakan tugas matematika ini" kata Sinta, sambil memegang kepalanya"Sini kita nyontek punya Dinda bareng-bareng sinta" kata Leo "benar juga yah, mending aku pergi nyontek punya dinda" kata Sinta lagi,dia pun langsung pergi menuju di dekat dan langsung menyontek punya Dinda

Mereka yang sedang sibuk menyontek,aku yang sibuk merenungi tuga matematika ku ini "aduh kenapa aku sama sekali tidak mengingat cara kerjanya sih" tiba-tiba ibu Nani pun datang "anak-anak apakah sudah selesai tugasnya" "Iya Bu" kata teman kelasku kompak, mereka pun langsung mengumpul di meja guru "bela tugas kamu mana" kata buk nani "belum selesai buk"kata ku agak ragu "aoah Belum selesai,lihat teman kamu sudah pada selesai, cuman Kamu yang gak selesai,coba sini buku kamu ibu mau lihat" kata buk nani lagi "tapi aku belum selesai buk" kata ku "sini aja" aku pun memberikan buku ku ke ibu Nani 

"Kamu berdiri di samping ibu" kata buk nani sambil melototi ku "astaga bela,nomor satu saja kamu belum kerjakan" "Aku tidak tau bagaimana cara kerjanya buk". Kata ku sambil tersenyum dengan menampakkan gigi ku "jadi ketika ibu menjelaskan tadi kamu tidak memperhatikan ibu" kata ibu Nani dengan suara tinggi "aku memperhatikan ibu tapi aku sama sekali tidak mengerti buk" 

Kuping ku langsung di cubit begitu kuat,seperti kuping ku sudah mau copot. "Aku akan memberimu tugas,tiga kali lipat" kata Bu Nani "tapi buk"kataku. "Tidak ada tapi-tapi bela" iya buk"kata ku dengan muka murung.

bel pulang pun berbunyi ibu Nani pun keluar dari kelas "apa kataku mending tadi kamu nyontek punya Dinda,coba tadi kamu nyontek punya Dinda pasti kamu gak akan di kasi tugas tiga kali lipat" kata Leo yang begitu dekat dari muka aku sampai-sampai bau mulutnya begitu terasa menyengat,seperti aku mau pingsan menciumnya "bau banget si mulut Lo,kaya satu tahun gak pernah sikat gigi" kata ku sambil memegang hidung ku " ko Lo bisa tau si kalau aku satu tahun gak perna sikat gigi" kata Leo dengan sangat jujur "pantas gigi Lo kuning banget kaya kulit pisang" kata ku 

Leo pun langsung pergi meninggalkan ku sambil  mengejekku, dengan mengeluarkan lidanya, tiba-tiba Sinta memegang bahuku dari belakang "bela,bela" kata Sinta."kenapa" kataku "kamu gak menjaga perasaan orang lain" kata Sinta "maksud kamu"kataku dengan muka heran "ya tadi kamu mengejek leo" kata Sinta "tapi kan itu bener" kataku.     

"Tapi kamu harus ngerti perasaan dia, siapa tau dia sakit hati sama kamu dan juga sangat malu, apalagi tadi banyak banget tadi orang terus kamu ngatain ke gitu,aku tadi lihat dari belakang semua orang pada ketawa mendengar itu, tapi Leo hanya tersenyum"

Bener juga si kata Sinta seharusnya aku jaga perasaan Leo, mungkin kalau aku di ejek kaya gitu mungkin aku udah hajar orang itu,tapi Leo hanya tersenyum "bener juga si kata kamu sinta, yaudah aku duluan dulu ya,aku mau pergi meminta maaf kepada leo,keburu jau" Sinta pun menggeleng "iya sana cepat"

Akupun langsung berlari untuk menemui Leo yang agak jau "Leo, tunggu aku" kata ku sambil berlari. "Leo pun berbalik dan berhenti "aduh" kataku sambil memegang kepala,karena aku menambrak Leo "idih cari perhatian ya"kata Leo "siapa juga cari perhatian" kata ku  "terus kenapa kamu berlari begitu kencang untuk menemui ku" kata Leo sambil er"aku minta maaf,soal tadi" kata ku "gak usah minta maaf aku juga gak terlalu mikirin itu" kata leo. "Tapi tetap saja,aku harus minta maaf ke padamu" kata ku "yaudah deh" kata Leo sambil tersenyum

Beberapa jam kemudian,aku telah sampai di rumah,dan aku langsung masuk di dalam kamarku dan mulai belajar lagi,aku tak kenal lelah untuk belajar,gimana ya tadi cara kerjanya tuga matematika ini,aku terus berfikir dan langsung ku kerjakan,ini dulu ditambah terus dikali, beberapa jam kemudian aku mulai bisa mengerjakan tugas matematika itu,yes sudah selesai,aku tau gimana caranya agar aku bisa mengerti semua mata pelajaran,ketika ibu guru sedang menjelaskan di depan aku harus mencatat perkataanya yang ku anggap penting bagiku dan setelah pulang sekolah aku harus mengulangi pelajaran yang sudah di ajar kan waktu di sekolah,

Satu bulan kemudian, ujian pun tiba, beberapa hari yang lalu aku sudah banyak belajar,dan di saat-saat yang menegangkan aku mulai membaca semua soal dan menjawab,menurutku semua soal-soal mudah bagiku, tidak sia-sia ku belajar

"Kamu udah selesai bela" kata sinta.        "Iyanih" kataku.                                        "Kamu udah selesai nomor 7, sumpah itu susah banget"kata Sinta lagi.              "Gampang ko" kataku.                            "Gampang apanya" kata Sinta dengan muka serius

Tiba-tiba pengawas memukul meja.        bela,Sinta,sudah diam,ini bukan pasar,bela kalau kamu sudah selesai sini kertas ujian kamu" kata pengawas "iya, pak aku sudah selesai"aku pun mengumpu tugas ku.             Jujur aku merasa gugup dengan nilai ku, setelah beberapa hari ujian sudah selesai, saat-nya para siswa yang memiliki nilai yang paling tinggi akan di panggil dan maju kedepan untuk mendapat penghargaan, sudah jelas namaku gak akan di panggil.

Aku pun dan teman-teman se kelasku menunggu ibu rina, untuk mengetahui siapa nilai yang paling tinggi.                                    Beberapa jam kemudian,ibu Rina pun masuk di kelasku                                                        "wah sudah lama yang menunggu".kata sambil tersenyum.                                          "Iya buk" kompak.                                          "Apakah ujian kemarin sangat sulit"                " iya buk sangat sulit sampe-sampe kepalaku pening" kata Sinta.                                           "Itu karena kamu gak belajar,coba kalau kamu belajar,Pasti gak sulit".                            "Iya buk" kata sinta

"Jadi nilai yang paling tinggi adalah,bela". Kata buk Rina. "Bela ayok maju dan mengambil penghargaan".                              Bela pun maju "selamat ya bela"                     "iya buk" kata bela sambil mengambil penghargaan itu sambil tersenyum lebar

"Makasih buk" kata bela lagi,ibu Rina pun menganggukkan kepalanya,bela pun kembali ke bangkunya, "eeeeeeh Masi ada lagi loh murid di kelas ini yang memiliki nilai tinggi"kata ibu Rina, setelah ibu Rina berkata begitu aku dan teman kelasku merasa tidak percaya, karena jujur saja ya cuman bela satu-satunya yang sangat pintar di kelas ku, semua teman kelasku cuman mengandalkan bela aja ketika ada tugas yang diberikan oleh ibu guru.                                                          

"Siapa buk" kompak.                                      "Kalian pasti penasaran kan siapa orang itu, yaitu adalah mila.                                             "Apa" kata teman kelas, yang sama sekali tidak percaya akan hal itu, jujur aku juga sama sekali gak percaya, apakah ini mimpi    "Mila ayok naik ke depan untuk mendapatkan penghargaan" kata ibu Rina,aku pun naik ke atas "kamu pantas mendapatkan penghargaan,kamu sudah lama berusaha,aku sering melihat mu di kelas belajar sendiri ketika jam keluar.             "Makasih buk" aku pun mengambil pengambilan penghargaan itu dengan senang hati.    

"Tiba-tiba teman sekelas ku bertepuk tangan, "tutor dong Mila" kata Leo.                 Disitu aku merasa janggung,aku pun kembali ke bangku-ku 

"Kita bisa menyimpulkan bahwa ketika kita bekerja keras dan berusaha,maka akan mendapatkan hasil yang tak terduga, yang lebih utama kita harus sabar, jangan menganggap bahwa kalian tidak akan bisa seperti orang lain, semua orang pasti bisa, ketika sudah berusaha,dan ingat jangan mudah menyerah.

LIBUR?

Kata siapa libur sekolah adalah hal yang saat bagus,bagi ku tidak karna libur membuat begitu banya pekerjaan sampai sampai kepala ku terasa pusing karna terlalu banya pekerjaan,libur juga  membuat  saya tidak dapat bertemu dengan teman teman saya tidak bisa tertawa lepas bersama mereka libur seruh jika bersam teman dan keluarga 

HEALING DI HARI MINGGU

 Pada hari minggu saya dan teman saya pergi ke salah satu permandian yang terletak di air terjun raoda, kami pergi sekitaran jam 11:30 dan setelah sampai ke air terjun kami menyiapkan baru untuk membakar ikan setelah ikannya masak kami pun memakan satu piring ber4 setelah makan kami memberikan alat yang sudah di pakai dan kami pun mandi setelah mandi-mandi orang-orang pun berdatangan dan kamu pulang, tetapi kami tak langsung palang karna kami terus ke kalimbuang mandi-mandi sebentar dan pulang ke rumah masing-masing. 

Sabtu, 10 Februari 2024

Dewasa?

      Dewasa. Dewasa itu tidak hanya tentang umur tetapi tentang bagaimana cara kita berfikir. Orang-orang terkadang menganggap dirinya telah dewasa hingga ia lupa cara untuk menghargai yang lebih muda dan tidak memikirkan perasaan orang lain. Apakah itu yang dimaksud dengan dewasa?. Saat aku menanyakan kekakakku "kak menurutmu apa itu dewasa" lalu adekku tiba-tiba nyolot "besar". Hahahaha, oke lanjut, pertanyaan saya sekarang apa itu dewasa?

Minggu, 04 Februari 2024

SAPTU YANG BERBEDA

 Saptu tanggal 3 februari,guru yang masuk di kelas kami izin untuk ke pesta tapi dia tetap memberikan kita tugas setelah tugas yang di berikan selesai kami melihat ada yang berisik dari kelas sebelah ternyata ada salah satu siswi yang sakit katanya sih kemasukan jadi kita memutuskan untuk membawanya ke musollah setelah baikan siswi tersebut di bawa pulang ke rumahnya,dan ternya ada siswi yang sama dia juga ke masukan kita bergesas untuk menangani anak tersebut salah satu teman ku mengatakan "we pia bacakan yasin" teman ku pun membacakannya yasin setelah aku mendengar mereka membacakan yasin aku mengatakan "kenapa mu bacakan yakin na bukan orang meninggal ayat kursi ji" mereka pun tertawa setelah di bacakan ayat kursi dia sudah mulai baikan walaupun ada sedikit derama setelah itu maagnya kambu dan menagis siswi itu segerah di bawah pulang ke rumahnya


Zakia ihwana R

SEORANG ANAK YANG INGIN SUKSES

 Ada sebuah kisah tentang seorang anak yang ingin sukses dan membanggakan orang tuanya, anak tersebut sangat rajin dan lumayan pintar di beberapa mata pelajaran. 

Suatu hari ia di ajak untuk mengikuti Olimpiade sains, ia sangat bersemangat dan belajar segiat-giatnya ia jarang sekali menemui teman-temanya karena belajar, dari ia pulang sekolah sampai malam. 

Tetapi pada saat lomba sudah dekat anak itu di batalkan untuk ikut lomba di karenakan ada murid yang sudah ia dapat, anak itu sangat sedih karena dia sudah banyak menyiapkan untuk lomba Olimpiade sains itu, tetapi ada satu guru yang mempertahankan anak tersebut sehingga ia jadi mengikuti lomba, ia sangat senang karena ada orang yang membelanya. 

Pada saat lomba tiba anak tersebut sangat gugup dan takut karena ia merasa lawannya sangat pintar. 

Dia selalu berdoa agar lombanya lancar. 

Lomba telah di mulai sekolah-sekolah lain sudah banyak menjawab, tetapi anak itu belum sama sekali menjawab, dia sangat menyerah dan tak bisa apa-apa lagi. 

Pada saat ibunya datang, dan ibunya mengetahui bahwa anaknya menyerah, ibunya menyorakinya agar si anak semangat, anak itupun bangkit dan mulai menjawab satu persatu hingga poinnya sudah tinggi di antara sekolah lainnya, akhirnya sekolah mereka menang Olimpiade sains berkat anak tersebut. 

NILA YANG INGIN MENCARI ORANG TUANYA NAMUN TAK BERUJUNG BAHAGIA

Di sebuah desa ada seorang wanita yang bernama nila,yang sedang bersantai di pinggiran sungai,dia membayangkan akan suatu hari nanti ia bisa menemukan orang tua-nya, yang sekian lama tak pernah ia jumpai, waktu ia Masi berumur 11tahun ia sudah ditinggal kan oleh kedua orang tua-nya,entah mereka pergi ke mana,nila hanya tinggal bersama nenek-nya.

"Ibu,ayah aku rindu" kata nila
"Apakah ibu dan ayah sudah melupakan ku"
"Mana mungkin ibu dan ayah-mu melupakan mu" kata nenek-nya yang berjalan menuju ke arah nila
"Nenek" 
"Jangan berfikir bahwa ayah dan ibumu melupakanmu,mana mungkin mereka melupakan anak kesayanga mereka satu-satunya".

"kalau emang mereka sayang sama aku pasti  sudah lama mereka menghubungi ku, tapi sampai saat ini mereka tak ada kabar sampai sekarang"
"Udah jangan berfikir kaya gitu"
Neneknya langsung memeluk nila 
"Iya nek"

"Ayok pulang,udah mau gelap nih"
"Iya nek"
Nila pun, pulang bersama nenek-nya,sesampainya nila di rumah,dia langsung menuju ke dapur untuk menyiapkan makanan.

"Nek ayok makan" kata nila sambil menyiapkan makanan
"Iya tunggu"
"Nek,aku ingin mencari ibu dan ayahku di kota,aku sudah lama menabung uang untuk bisa kesana"
Neneknya kangen ketika mendengar bahwa nila ingin ke kota untuk mencari ibu dan ayah-nya.
"Jangan kesana" 
"Kenapa nenek melarang ku"

"Bukannya nenek melarang mu,tapi di sana sangat berbahaya nak,di sana banyak orang jahat"
"Jangan khawatir nek,aku kan jago bela diri,kan aku pernah di ajar sama paman Riko" 
"Gak, kamu gak boleh ke sana"
"Aku gak percaya nenek akan melarang ku"
"Denger kata-kata nenek" 
"Bagaimana pun caranya aku harus ke sana untuk mencari ibu dan ayahku"

Nila langsung pergi ke kamarnya, padahal dia belum makan sama sekali
"Nila makan dulu nak" kata nenek-nya 
Namun nila tak merespon nenek-nya."kenapa nenek melarang ku menemui ibu dan ayahku, apakah nenek menyembunyikan sesuatu kepada ku" kata nila sambil berbicara di dalam hati

Pagi hari-nya nila sudah tak ada di dalam kamarnya,neneknya mencari nila ke mana-mana namun neneknya tak menemukan nila, setelah beberapa jam neneknya menemukan sebuah kertas,di atas meja belajar nila, yang bertuliskan
"Surat untuk nenek dari nila: Nek maaf kan nila, karena nila tak mendengar kan nenek,tapi nila sangat ingin bertemu ibu dan ayahku,aku sudah sangat merindukan mereka berdua,nek kalau aku udah menemukan ibu dan ayahku aku akan ke sini ko,dan aku akan membawa ibu dan ayahku ke sini, jangan lupa minum obat ya, soalnya nenek sering lupa minum obat, kalau bukan aku sering mengingatkan nenek minum obat terus siapa lagi,aku gak bakalan lama ko di sana,aku juga gak bakalan lupa sama nenek,aku sayang nenek,
Aku akan merindukan mu nek"

Ketika nenek nila membaca surat itu,ia langsung menangis
"Nila bukannya nenek melarang mu untuk menemui ibu dan ayahmu,tapi Mereka tak memperdulikan kamu lagi,aku tak sengaja
memberitahumu karena nenek tidak mau kamu menangis mendengar hal ini"

"Wah aku tak perna melihat pemandangan yang seindah ini" kata nila yang berada di kereta, sambil melihat pemandanga yang begitu indah yang tak pernah ia lihat.
"Aku harus mencari tempat untuk tidur malam ini"
  
Nila pun langsung berjalan mencari tempat tidur malam ini
"Buk apakah di bagian sini ada rumah kos"
Kata nila yang bertanya kepada seorang ibu yang sedang berjualan somay bakar di pinggir jalan.
"Agak jauh si dek,dari sini"
"Oh gitu ya buk"
"Emang adek baru datang dari sini?
"Iya buk"
"Bagaimana kalau adek malam ini nginep di rumah ibu aja, lagian ibu cuma berdua sama anak ibu,ini kan juga udah malam,gak baik kalau kamu pergi cari rumah kos malam-malam gini, apalagi kamu perempuan"

Nila tanpa berfikir panjang langsung setuju
"Makasih buk,aku sangat bersyukur banget bisa nginep di rumah ibu, makasih Bu"
"Iya sama-sama"
Tunggu yah aku beresin dulu ini jualan ibu
"Mau aku bantuin buk" kata Lia yang menawarkan diri untuk membantu ibu itu
"Gak usah dek"
"Gakpapa buk"

"Nila pun langsung membantu ibu itu
"Alhamdulillah udah selesai" kata ibu itu
"Ayok dek kita ke rumah ibu,gak jau kok dari sini"
"Iya buk" 
"Sini buk biar aku yang angkat barang-barang jualan ibu"
"Gak usah"
"Gak apa-apa buk"
Nila langsung mengambil tas hitam itu yang berada di tangan sang ibu itu,yang berisi barang-barang jualan ibu itu
"Aku bilang gak usah dek"
"Gak apa-apa buk"
"Yaudah makasih ya"
"Iya buk"

Sesampainya nila di rumah ibu itu, dia langsung mendengar suara
"Yes ibu udah pulang"
"Wah anak ibu yang pemberani" kata ibu itu
"Ibu, kakak yang di belakang ibu itu siapa"
"Kaka ini baru datang di kota ini,dia belum punya tempat tinggal, jadi ibu suruh dia nginep di rumah kita"
"Yes aku punya temen bermain sekarang"
"Kak ayok main"
"Besok aja yah,ini kan udah malam,kakaknya juga capek,mau istirahat" kata ibu itu 
"Iya deh"
"Sana pergi tidur,ini kan sudah mala, besok kan kamu mau sekolah,nanti kamu terlambat bangun"
"Oke buk"
"Kamu udah makan" kata ibu itu kepada nila
"Hemmm belum" kata nila agak ragu
"Yaudah kamu ke dapur di kulkas ada danging ayam kamu goreng aja aku mau ke kamar dulu kalau kamu udah selesai makan kamu tinggal masuk ke kamar di samping kamar aku yah"
"Iya buk, makasih yah atas tumpangan-nya"
"Iya sama-sama"

Keesokan harinya nila langsung bangun pagi-pagi sekali
"Kamu udah bangun" kata ibu itu 
"Iya" kata nila
"Ayok makan dulu"
"Gak usah buk,aku Masi kenyang kok"
"Sebelum kamu lapar mending kamu makan dulu"
"Ayok kak makan bareng" kata anak ibu itu

Nila pun langsung menuju ke meja makan
"Nih makan yang banyak" kata ibu itu sambil memberikan danging ayam di piring nila
"Iya buk makasih"
"Kak nama Kaka siapa" kata anak ibu itu 
"Nama Kaka nila"
"Nama yang Bagus kak"
Kalau kamu namanya siapa" kata nila
"Kalau aku namanya Lio"
"Nama kamu juga bagus"
"Makasih kak"

"Udah jangan bicara di depan makanan,lihat tuh makanan-nya udah tungguin kamu tuh" ucap ibu itu
Mereka pun mulai makan.
"Ini kak airnya" kata anak ibu itu
"Makasih" pinta nila
"Sama-sama kak"
Dan beberapa jam kemudian pun mereka sudah selesai makan

"Buk biar aku yang cuci piring-nya" kata nila
"Gak usah ini juga udah mau selesai"
"Kok barang-barang kamu ada diluar bukannya di kamar" kata ibu itu yang melihat barang nila yang berada di samping sopa
"Aku mau pergi" Kata nila
"Kok buru-buru"
"Soalnya aku mau cari ibu dan ayahku"
"Jadi kamu datang jauh-jauh ke sini untuk mencari orang tua kamu"
"Iya buk"
Nila langsung mengeluarkan foto ibu dan ayah-nya dari dalam tasnya
"Ibu pernah lihat orang ini,ini adalah foto ayah dan ibuku"
"Ini teman kerja ibu dulu"
"Jadi di mana dia sekarang buk"
"Gak jau kok rumah-nya dari sini,nanti ibu antar ya kamu ke rumah ibu kamu"
"Makasih banyak buk, apakah mereka baik-baik saja"
"Iya, kecuali " ibu itu agak ragu mengatakan sesuatu
"Kecuali apa buk" kata nila yang penasaran 
"Ayah kamu udah meninggal beberapa hari yang lalu,ibu dengar ayah kamu bunuh diri karena ibu kamu selingkuh"
"Apah" nila langsung shock mendengar hal itu
"Ibumu sudah menikah lagi, mereka juga udah punya anak satu seorang wanita"

Sekejap mata nila di penuhi air mata yang begitu deras
"Ayok aku antar  kamu ke rumah ibu kamu, udah jangan menangis lagi"
"Iya buk ayok"
Mereka pun langsung pergi untuk menemui ibu nila
Nila pun sampai di rumah ibunya
"Ini rumah ibu kamu,aku pergi dulu yah antar Lio ke sekolah-nya" kata ibu itu sambil memegang tangan anaknya
"Iya buk, makasih sekali lagi buk"
"Iya sama-sama" kata ibu itu
"Dada kak, sampai jumpa"
"Iya dada hati-hati ya di jalan"
"Iya kak"

Tok, tok,tok, tok Lia langsung mengetok pintu rumah ibu-nya, seorang wanita langsung membuka pintu tersebut
"Siapa ya" kata wanita itu
"Mungkinkah itu anak ibu aku" kata nila dari dalam hati
"Aku mencari ibu kamu,apa dia Adah di rumah" kata nila
"Oh cari ibu aku, tunggu ya aku panggil dulu"
Nila pun langsung menuggu di depan pintu, sedangkan wanita yang merupakan anak ibu-nya itu masuk memanggil ibunya.
"Ibuk ada yang cariin tuh"
"Siapa" kata ibu nila
"Gak tau"

Ibunya pun langsung keluar melihat siapa yang sedang mencarinya
"Ibu" kata nila
"Kamu siapa ya,kok manggil ibu"
"Buk aku nila anak ibu" kata nila sambil memegang tangan ibunya
"Nila, kenapa kamu ada di sini,aku gak mau melihat kamu" tegas sang ibu
"Ko ibu gak suka aku ada di sini" pinta nila
" Udah gak usah banyak tanya"
"Apakah ibu tak menyayangi ku"
"Ya aku tidak menyayangi mu,jadi sekarang juga kamu pergi dari sini"
"Tapi buk,aku sangat merindukan-mu "

Nila langsung di dorong oleh sang ibu, sampai nila terjatuh,dan ibunya pun mengunci pintu rumahnya
"Ibu,buk,buk " kata nila yang tak berdaya sampai mengeluarkan air mata yang begitu deras
"Ternyata ibu selama ini tak menyayangi ku,aku yang bodoh seharusnya aku berfikir bahwa memang ibu tak menyayangiku,kalau emang ibu menyayangi ku pasti sudah sekian lama ibuku datang menemui ku, sebaiknya aku kembali ke desa"

Nila pun langsung pergi dari rumah ibunya,dan pergi menaiki kereta untuk pulang ke rumah neneknya.
Beberapa jam kemudian nila pun sampai di desa
"Nek,nila udah pulang"
Namun tak ada respon sama sekali,
"Kok gak ada nenek"
Tiba-tiba ada yang memanggil nila,
"Nila"
Ternyata itu adalah tetangga nila.
"Eeeeeh ibu Sinta,ibuk lihat nenek say"
"Nila,nenek kamu udah meninggal beberapa hari yang lalu"
"Apah,gak mungkin buk nenek aku gak mungkin tinggalin aku"
"Kamu yang sabar ya Nil"

Nila pun langsung pergi ke pemakaman neneknya
"Nek kenapa,nenek meninggal nila, apakah nenek juga tak menyayangi ku"
Nila tak henti-henti mengeluarkan air mata
"Nila yang salah seharusnya nila gak pergi ke kota"
"Nek aku sangat menyayangi nenek"
"Aku sangat menyesal,andai aku tak ke kota mencari orang tua ku pasti nenek baik-baik saja"

Nila pun harus hidup sendiri,tak ada ibu,tak ada ayah, tak ada siapa-siapa di sisinya,nila hanya berusaha hidup menghadapi pahitnya kehidupan yang sesungguhnya yang dia hadapi, emang sesulit itu ketika tak ada orang yang berada di sisi kita,tak semua orang itu akan memperdulikan kamu.


















PRAKTEK B.INGGRIS

 di jam 2 siang kita pergi ke rumah windy di lawekara saya bersama teman saya yang bernama celsi,annisa,risna,dan kita pergi ke rumah windy ...