Sabtu, 27 Januari 2024

Senja terindah

 Ketika angin mulai dingin membasuh kulitku ada aroma wangi bunga melati yang hingga dalam rongga hidungku. Angin senja tiba-tiba berubah menjadi sesosok yang jelita.


Ia mengandeng tanganku dan lalu mengajakku ke sebuah tempat yang belum pernah kudatangi.

Tempat itu sungguh indah dan damai. Di sana ia mengajakku duduk untuk menyaksikan matahari yang turun secara perlahan ke peraduannya.

Dengan tetap memandangi matahari yang tenggelam. Ia berpesan, “Belajarlah dari matahari. Ia tahu kapan saatnya untuk bekerja. Dan tahu kapan saatnya beristirahat.”

Aku tentu saja kebingungan mencerna kata-katanya. Seolah mengerti apa yang tengah kurasakan. Ia melanjutkan kembali kata-katanya.

“Kau terlalu keras dalam bekerja sampai lupa kalau tubuhmu punya hak untuk istirahat. Jangan kau berlebihan dalam mengejar dunia.

Sebab, semakin kau kejar sibuk mengejar dunia. Dunia akan semakin jauh darimu. Demi kesejateraan hidupmu istirahatkan pikiran dan tubuhmu.”

Apa yang dikatakannya tak hanya menyadarkanku. Tetapi juga dihinggapi sebuah pertanyaan yang sampai kini belum kutemui jawabannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PRAKTEK B.INGGRIS

 di jam 2 siang kita pergi ke rumah windy di lawekara saya bersama teman saya yang bernama celsi,annisa,risna,dan kita pergi ke rumah windy ...