Dika adalah seorang mahasiswa baru, dia dari keluarga kaya namun ia berpenampilan biasa-biasa saja.ya, sering disebut dengan sebutan si cupu. Dia sering diperas oleh kakak kelasnya,
namun entah kenapa ia sanggup bertahan di sekolah itu, padahal hampir setiap hari ia sering dibully. Dia juga tak memiliki teman iya sangat kesepian ketika disekolah, tidak ada yang mau berteman sama Dika. Ketika bel keluar main berbunyi sekelasnya keluar namun dia hanya tinggal di kelas sendiri tak ada teman bicara satupu.
Dika yang sedang duduk di kelasnya sendirian ketika keluar main dia membawa bekal dari rumahnya dan ia mulai membuka bekalnya tiba-tiba ada segerombolan kakak kelasnya masuk di kelasnya dan menendang menjadikan sampai-sampai bekal yang ia bawa dari rumah terjatuh ke lantai.
Dika hanya terdiam karena tak bisa melawan. Kaka Kelasnya yang bernama Steven tiba-tiba memegang wajah Dika dan berkata "kasihan" kakak kelas Dika yang bernama Steven itu mengambil sendok Dika yang terjatuh di lantai dan ia menyendok nasi yang berada di lantai itu "aku suapin kamu pasti lapar kan"
"Aku gak mau"kata Dika
"Makan nggak kalau tidak aku akan mengurung mu di dalam WC"
"Aku bilang gak"
"dasar si culun berani-beraninya kamu sama aku, mau aku hajar"
Steven mulai mengambil tindakan bersama teman-temannya dia menarik lengan Dika sampai Dika terjatuh di lantai dia di reset keluar menuju di WC dan Steven dan teman-temannya mendorong Dika ke dalam WC.
"Jangan kurung aku ke dalam WC"
Namun mereka tak mendengar kan Dika. Jika ketakutan entah dia tak tahu mau berbuat apa iya hanya menangis.
"Teman-teman coba cari uang di saku si culun ini siapa tahu dia memiliki banyak uang." (Kata Steven)
Teman-temannya pun langsung bertindak untuk mengambil untuk mencari uang di saku Dika tiba-tiba dika memegang lengan Dito yang hendak mencari uang di saku Dika.
"Sudah cukup aku tak tahan lagi dengan semua ini, aku diam bukan berarti aku takut sama kalian, aku sudah muak dengan tingkah laku kalian kepada ku"
Steven langsung memukul muka dika. Jika terdiam sejenak dan mulai mengambil tindakan ia langsung memukul Steven habis-habisan dan teman-teman Steven pun dipukul habis-habisan.
Tiba-tiba datang guru BK "ada apa di sini"Mereka pun langsung di bawah ke kantor untuk menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi.
"Jadi siapa yang bersalah atas hal ini, siapa yang mulai duluan atas perkelahian ini".
Steven langsung mengangkat tangannya dan teman-temannya juga ikut mengangkat tangan nya "aku Pak"
"Dasar anak nakal mau aku kasih tahu ke orang tua kamu" Steven langsung memegang kaki gurunya "Pak aku mohon jangan beritahu orang tuaku aku akan dipukul habis-habisan"
"Kalau kamu tidak mau aku beritahu orang tuamu atas perbuatanmu selama ini, kamu harus meminta maaf kepada Dika dan tak akan lagi membullynya"
"Iya pak aku akan minta maaf pada Dika" Steven dan teman-temannya langsung menuju ke kelas Dika.
"Dika aku minta maaf atas perbuatanku selama ini aku sangat menyesal"
Tanpa berpikir panjang Dika langsung memaafkan Steven dan teman-temannya
"Iya aku akan memaafkanmu"
"Jika terima kasih aku sangat menyesal aku tak akan lagi membully mu Dan aku ingin berteman kepadamu"
Dika tersenyum lebar "sama-sama" (kata dika)
Langsung memeluk Dika dan tersenyum. Dika pun tak pernah lagi di bully mereka sudah menjadi teman dekat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar