Wawo, 22 Januari 2023
Jatuh cinta yang kuseriusi.
Sekaligus patah hati berkali-kali yang kunikmati.
Demi seseorang, oh bukan, demi hati banyak orang yang kukenal dalam masa yang singkat.
Biar kulebihkan.
(akhirnya patah hati terindah yang engkau temui)
Tak mengapa, setidaknya aku telah membuktikan dengan perjuangan.
Bukankah cinta tak selalu dengan aksara?.
(tapi cinta sesungguhnya adalah lewat aksara, selebihnya bullshit)
Tidak bagiku, biar kugenapkan.
Setelah itu mari kita berpisah!. Biar kuhantar dengan harapan. Temui masa depan yang engkau inginkan.
Bukankah itu salah satu alasan mengapa kita bertemu namun tak bersama?
(adm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar